NTB.Suara.com - Komedian Kiky Saputri membuat heboh media sosial. Hal tersebut setelah dia membalas cuiten Presiden Joko Widodo atau Jokowi soal warga Indonesia yang berobat ke luar negeri.
Mulanya, Jokowi membeberkan data soal jumlah WNI yang memilih berobat ke luar negeri setiap tahuannya. Angkanya, sebut Jokowi, mencapai dua juta orang setiaop tahun.
"Hampir 2 juta orang Indonesia masih memilih berobat ke luar negeri setiap tahun. Kurang lebih 1 juta ke Malaysia, 750 ribu ke Singapura, sisanya ke Jepang, Amerika, Jerman, dll," tulis Jokowi di akun resmi twitternya dikutip Suara NTB, Rabu (8/3/2023).
Jokowi melanjutkan, gara-gara hal tersebut Indonesia kehilangan devisa senilai Rp165 triliun karena modal keluar.
Membaca cuitan itu, Kiky Saputri melalui akun twitternya membalas tentang cerita mertuanya yang harus berobat ke luar negeri.
Kiky mengatakan mertuanya saat berobat di Indonesia didiagnosa mengalami stroke kuping. Kemudian, penangannya disuntik bagian dalam kuping.
"Mertua saya didiagnosa stroke kuping karena tiba2 pendengarannya terganggu. Disuntik dalemnya malah makin parah pendengarannya," tulis Kiky.
Kiky melanjutkan, mertuanya lantas berobat ke sebuah Rumah Sakit di Singapura.
"Akhirnya ke RS Spore & diketawain sama dokternya mana ada stroke kuping. Itu cuma flu jadinya bindeng ke telinga & sekarang udah sembuh," tulisnya.
"Kocak kan?" lanjut Kiky mengakhiri cuitannya.
Cuitan tersebut rupanya memantik perdebatan. Kiky kemudian menjelaskan bahwa kalimat “mana ada stroke kuping” itu dilontarkan oleh dokter di Singapura, bukan olehnya.
"Kalimat “kocak kan” yg saya lontarkan adalah sebuah reaksi karena diagnosis stroke kuping di Indonesia bisa menjadi flu ketika di RS Spore," tulis dia.(*)