Kemudian Jusuf sempat diajak kerja di pengeboran minyak. Hanya setahun, dia merasa tidak cocok hingga akhirnya undur diri.
Akhirnya, Jusuf bertemu dengan bisnis jalan tol. Dia menjadi Dirut PT Citramarga. Dia menyebut, penghasilan jalan tol sangat besar. Sehari saja, dari jalan tol dalam kota Jakarta yang dikelola Citramarga bisa menghasilkan Rp5,4 miliar.
Kini, pria yang biasa disapa dengan Babah Alun menjadi pemilik saham mayoritas. Kepemilikan sahamnya di PT Citramarga Nusapala Persada sebesar 80 persen.
Begitulah Muhammad Jusuf Hamka, pengusaha Tionghoa Muslim yang dulu hanya bercita-cita jadi tukang parkir, kini jadi bos jalan tol terbesar di Indonesia. Kekayaannya kini mencapai Rp15 triliun. (*)