NTB.Suara.com - Ibu Kota Negara Indonesia yang baru sedang dalam tahap pembangunan, salah satunya adalah bandara internasional VIP IKN.
Pemerintah telah menyusun Undang-Undang pada tahun 2022 lalu, sebagai dasar pembangunan IKN di bawah tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Kementerian PUPR sejauh ini telah mengerjakan 50 proyek konstruksi dengan nilai Rp 67 triliun yang bersumber dari APBN, termasuk bandara VIP IKN.
Sebagai salah satu moda transportasi kementerian PUPR akan bekerja sama dengan kementerian perhubungan dalam proses pembangunan bandara tersebut.
Menurut penjelasan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, pembangunan bandara IKN akan dimulai pada bulan Mei atau Juni 2023.
Saat ini sedang dalam pencarian kontraktor terbaik:
“Kami bersama-sama dengan kementerian PU melakukan satu pembahasan, kita akan mencari kontraktor terbaik. Dan insyaAllah pada bulan Mei atau Juni sudah bisa efektif, yang lokasinya kira-kira 10 kilo dari IKN,” ujar Budi Karya Sumadi dikutip dari kanal YouTube Beda Nggak (8/4/2023).
Lantas seperti apa spesifikasi dari bandara internasional VIP IKN ini?
Spesifikasi Bandara VIP IKN
Lokasi bandara internasional tersebut berada di atas tanah seluas 2.600 hektar. Jika benar terwujud, maka keberadaanya akan menggeser bandara internasional Soekarno Hatta yang luasnya 2.555 hektar.
Bandara ini juga akan dilengkapi dengan teknologi pertahanan negara, alutsista dan fasilitas berkelas untuk para tamu negara. Adapun landasan pacunya mempunyai panjang runway 5 km dan lebar 120 m.
Bandara ini akan terhubung dengan jalan tol Balikpapan dan IKN, untuk memudahkan jalur transportasi darat.
Pemerintah akan mengundang investor untuk ikut hadir dalam pembiayaan, namun belum ada angka pasti berapa jumlah anggarannya.
Itulah spesifikasi rencana bandara udara VIP IKN yang akan segera dibangun.(*)