NTB.Suara.com - Berpuasa adalah salah satu rutinitas yang dilakukan di bulan suci Ramadhan. Teruntuk mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di kampus luar negeri, khususnya negara mayoritas non muslim tentunya hal itu sangatlah sesuatu yang istimewa.
Sebab, beberapa dari mahasiswa tersebut harus mencari tempat yang menyediakan berbagai makanan gratis untuk bisa disantap.
Dikutip NTB.Suara.com dari Instagram @schoters, Minggu (9/4/2023), ada empat kampus di luar negeri yang mendukung para mahasiswanya dalam berpuasa.
Harvard University di Amerika Serikat, merupakan salah satu kampus top dunia yang dikenal mempunyai komunitas muslim terbesar dan mereka biasanya mengadakan kegiatan berbuka puasa yang dilanjutkan dengan tarawih bersama.
Kampus tersebut menyediakan makanan gratis yang diberikan untuk mahasiswa berbuka puasa hingga sahur selama bulan suci Ramadhan. Bahkan pengunjung bisa membawa pulang makanan tersebut loh.
2. Manchester Metropolitan University
Buka puasa biasanya diadakan di Minggu pertama perkuliahan. Komunitas muslim yang ada di Manchester Metropolitan University, Inggris, memberikan jamuan charity stall dengan menjual berbagai pilihan kue dan minuman teh.
Hasil dari kegiatan ini dijadikan penggalangan dana kemanusiaan untuk beberapa orang yang membutuhkan. MACFEST (Festival Seni dan Budaya Muslim) dikenal sebagai salah event terbesar dari kampus ini selama Ramadhan berlangsung.
Baca Juga: Ditonton Jutaan Kali, Arya Saloka Cium Bagian Tubuh Amanda Manopo, Video Skandal Baru?
Salah satu kampus ternama di Amerika Serikat ini, juga mendukung penuh bagi mahasiswa yang berpuasa. Bahkan, kampus ini menyediakan makanan halal bagi mahasiswa di beberapa rumah makan lokal yang bisa mereka kunjungi ketika berbuka puasa.
Kampus ini masuk ke dalam top 10 perguruan tinggi di Canada, yang secara terang-terangan mendukung mahasiswanya berpuasa.
Libur diadakan antara tanggal 20-21 April 2023, untuk memberikan istirahat sejenak sebelum mengikuti ujian semester.
Gimana? kamu tak akan bingung kan ketika berpuasa di negara orang sambil menempuh pendidikan di sana? Tentunya fasilitas ini dapat memberikan keuntungan bagi mahasiswa yang tengah berpuasa, terutama bagi mereka yang ingin atau sedang berkuliah di empat kampus dengan mayoritas penduduk non muslim tersebut. (Riadin Asy/*)