NTB.Suara.com - Ada yang mengatakan 10 malam terakhir Ramadhan, masjid-masjid semakin sepi karena jamaahnya sibuk ke mall-mall mencari baju lebaran.
Seharusnya orang-orang justru sibuk melakukan ibadah-ibadah di 10 malam terakhir guna mendapatkan kemuliaan malam Lailatul Qadr bukan malah sebaliknya
Dari sini banyak yang mempertanyakan, tentang hukum pakai baju baru lebaran.
Bagi sebagian orang, memakai baju baru ketika lebaran memberikan kesenangan tersendiri. Meskipun pada hari lain mereka juga bisa membeli baju baru. Namun hal ini tentu berbeda ketika mereka membeli dan memakai baju baru saat Hari Raya Idul Fitri.
Kalau begitu, bagaimana hukum pakai baju baru lebaran menurut pandangan agama Islam?
Menurut Buya Yahya, dikutip dari suara.com, (12/4/2023), pada saat hari raya tiba, sunnahnya kita memakai baju bagus jika bisa yang baru. Jadi ketika memiliki uang, namun jika tidak, dilarang untuk berutang demi membeli baju baru.
"Kalau punya uang ya…tolong digaris bawahi. Kita disunnahkan memakai baju bagus dan baru kalau punya uang, jangan sampai berutang, kalau berutang justru tidak wajib memilikinya saat hari raya," kata Buya, dikutip dari Suara.com.
Selain baju baru, ketika lebaran tiba diharapkan iman kita semakin naik. Supaya ibadah kita selama bulan Ramadhan semakin naik dan tidak menurun.
Jadi kita sebagai umat muslim yang beriman, jangan sampai berlebihan dalam membeli baju baru ketika hari raya Idul Fitri. Karena sesungguhnya terdapat perbuatan yang lebih penting dari pada sekedar membeli baju baru untuk menuruti gengsi. Apalagi jika harus berhutang supaya bisa mengenakan baju baru saat lebaran. (Riadin Asy/*)