NTB.Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll menjadi salah satu pemain yang dinominasikan sebagai pelatih terbaik Liga 1.
Mendapatkan nominasi pelatih terbaik Liga 1, Thomas Doll senang dan merasa kerja kerasnya selama ini terbayar.
Pelatih asal Jerman itu memang tampil cukup bagus di Liga 1 musim 2022/2023, dia berhasil membawa Persija jadi runner-up.
Thomas Doll memang baru melakukan debutnya bersama Persija Jakarta, tapi sentuhan tangan dinginnya langsung terasa.
Di bawah asuhan Thomas Doll Persija Jakarta tampil cukup bagus, mereka menampilkan gaya permainan ala Eropa.
Regenerasi pemain mudah juga berjalan, terbukti banyak pemain muda dari Persija yang dipanggil oleh Shin Tae-yong.
"Ini bagus (masuk nominasi) maksud saya berarti kerja saya tidak buruk. Biasanya yang menang nanti tim yang menang liga," ujar Thomas Doll dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Meski masuk nominasi, Thomas Doll mengaku tidak terlalu memikirkan hal tersebut.
Baginya membawa Persija menjadi runner-up sudah cukup baik, terutama ini adalah musim pertamanya di Liga 1.
Baca Juga: Shandy Aulia Gugat Cerai Suami, Pesan Sang Ibunda Buat Janda Muda Viral Lagi
"Tapi, pada akhirnya akan ada pilihan nanti siapa pelatih terbaik musim ini. Kita tidak tahu siapa."
Pelatih berusia 56 tahun tersebut mengenang bagaimana dia mendapatkan gelar pelatih terbaik saat bermain di Bundesliga pada 2005.
Jika pada 2023 berhasil menjadi pelatih terbaik Liga 1, maka Thomas Doll akan mengulang kenangan manis saat menjadi pelatih terbaik di Liga Jerman.
"Saya ingat di Bundesliga saya mendapat pelatih terbaik 2005. Itu momen fantastis dan sudah lama sekali."
"Siapa tahu saya menang lagi. Sekarang sudah 2023, sudah lama berarti."
Sebagai informasi Persija Jakarta mengakhiri Liga 1 musim 2022/2023 dengan finis di peringkat dua klasemen dan mendapatkan tiket play-off AFC Cup. (Mf Ifta/*)