NTB.Suara.com – PSSI menjamin musim depan tidak akan terjadi lagi drama antara pelatih klub dan pelatih Timnas Indonesia yang terjadi musim ini antara Thomas Doll dan Shin Tae-yong soal pemanggilan pemain ke Timnas.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga meyakini drama Thomas Doll dan Shin Tae-yong tak akan terjadi lagi karena mengklaim jadwal kompetisi musim depan sudah tersusun lebih rapi.
Seperti diketahui Thomas Doll sempat bersitegang dan saling sindir dengan Shin Tae-yong saat beberapa pemain Persija Jakarta dipanggil memperkuat TC Timnas Indonesia U-20 disaat klub menghadapi jadwal yang padat.
Lebih lanjut Arya menjelaskan kini jadwal kompetisi khususnya Liga 1 sudah tersusun dengan baik. Jadwal kompetisi musim depan telah disesuaikan dengan agenda Timnas.
Pihaknya berharap dengan penataan jadwal kompetisi yang lebih rapi tidak ada lagi kegaduhan seperti drama Thomas Doll dan Shin Tae-yong yang saling sindir di media.
“Jadwal sudah terjadwal dan tertata rapi sesuai dengan keperluan Timnas Indonesia,” jelas Arya Sinulingga dikutip NTB.Suara.com dari laman Suara.com, Rabu (19/4/2023).
Dalam beberapa kesempatan, Thomas Doll memang sering merasa keberatan dengan metode TC jangka panjang yang diterapkan Shin Tae-yong.
Menurut juru taktik asal Jerman tersebut, metode yang digunakan Shin Tae-yong sudah usang karena pemain sudah digembleng di klub selama kompetisi bergulir.
Bagi Thomas Doll, TC jangka panjang yang dilakukan Timnas Indonesia di luar kalender FIFA sangat merugikan klub yang memang membutuhkan tenaga sang pemain.
Arya Sinulingga berharap musim depan tak ada lagi drama yang sama soal pemanggilan pemain ke Timnas.
“Jangan ribut-ribut lagi, pelatih ini ribut, pelatih itu ribut. Ini sudah kami sesuaikan jadwal pertandingan semuanya supaya enak,” bebernya.
Dalam waktu dekat diketahui Shin Tae-yong akan menggelar pertemuan dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Selain membahas rencana program Timnas Indonesia ke depan, pertemuan tersebut diperkirakan juga akan membahas kontrak pelatih asal Korea Selatan itu yang akan habis pada Desember 2023 mendatang. (*/Haryo)