Satu-Satunya di Indonesia, Prodi Spesialis Kedokteran Kelautan Universitas Mataram

Suara NTB | Suara.com

Selasa, 04 Juli 2023 | 20:48 WIB
Satu-Satunya di Indonesia, Prodi Spesialis Kedokteran Kelautan Universitas Mataram
Dekan Fakultas Kedokteran Unram, Prof. dr. Hamsu Kadriyan. (Sumber foto: Unram)

NTB.Suara.com - Posisi Indonesia sebagai negara maritim karena sebagian besar wilayahnya merupakan lautan atau mencapai 65 persen dari total luas wilayah. Hal itu yang mendasari Universitas Mataram (Unram), Provinsi NTB membuka Program Studi (Prodi) Spesialis Kedokteran Kelautan.

Dekan Fakultas Kedokteran Unram, Prof. dr. Hamsu Kadriyan mengatakan, pendirian Prodi Spesialis Kedokteran Kelautan, Fakultas Kedokteran selaras dengan program Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
 
"Prodi Spesialis Kedokteran Kelautan Fakultas Kedokteran Universitas Mataram menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki jurusan tersebut," katanya seperti dikutip dari Antara.

Untuk menunjang poros maritim dunia tersebut, menurutnya, tentu membutuhkan infrastruktur transportasi laut, baik di permukaan maupun di dalam laut, seperti kapal penumpang, kapal kargo maupun kapal penangkap ikan.  

Hamsu juga menyebutkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2021, menunjukkan bahwa sektor perikanan memberikan kontribusi 2,7 persen dari produk domestik bruto Indonesia. Di mana, sektor unggulannya adalah perikanan tangkap. Hal itu merefleksikan bahwa penduduk yang terlibat dalam kegiatan tersebut sangat besar.

"Dengan adanya tenaga dokter spesialis kedokteran kelautan menjadi vital untuk mendukung keberadaan penduduk yang terlibat dalam sektor perikanan dan segala aktifitas perairan di bawah laut," ujarnya.

Sebelum adanya Prodi Spesialis Kedokteran Kelautan, menurutnya, segala aktivitas di kepulauan selama ini dilayani oleh seorang dokter umum yang memperoleh sertifikasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Untuk itu, Universitas Mataram melalui Fakultas Kedokteran memandang hal itu sebagai sebuah peluang. Terlebih, Fakultas Kedokteran Unram memiliki jumlah tenaga pendidik yang mencapai 106 orang dosen dengan rata-rata pendidikan adalah S3 atau doktor.

Hamsu menambahkan Prodi Spesialis Kedokteran Kelautan sudah mulai menerima mahasiswa setiap tahunnya sebanyak enam orang. Di mana, setiap semester hanya tiga orang mahasiswa saja.

"Alasan kami membatasi jumlah mahasiswa Spesialis Kedokteran Kelautan di Fakultas Kedokteran Unram, lebih pada sisi kualitas dan kompetensi semata. Sebab, menyangkut jumlah ruangan dan infrastruktur pendukung pengajarannya," ucapnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Uno, Peraih Gelar Wisudawan Terbaik Program Sarjana Universitas Mataram

Mengenal Uno, Peraih Gelar Wisudawan Terbaik Program Sarjana Universitas Mataram

| Selasa, 04 Juli 2023 | 18:23 WIB

Ikut Shell Eco Marathon, Mahasiswa Unram Bersaing dengan 13 Negara

Ikut Shell Eco Marathon, Mahasiswa Unram Bersaing dengan 13 Negara

| Selasa, 04 Juli 2023 | 18:05 WIB

Duh! 6 Demonstran Diduga Dianiaya, 6 Satpam Universitas Mataram Diperiksa

Duh! 6 Demonstran Diduga Dianiaya, 6 Satpam Universitas Mataram Diperiksa

| Selasa, 04 Juli 2023 | 17:02 WIB

Terkini

Tak Bisa Dipalsukan, Apa itu Ijazah Blockchain yang Diraih Pratama Arhan?

Tak Bisa Dipalsukan, Apa itu Ijazah Blockchain yang Diraih Pratama Arhan?

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 08:06 WIB

Viral! Perjuangan Kepala Desa di Temanggung Bujuk ODGJ Rekam KTP, Pakai Rokok Hingga Jajanan

Viral! Perjuangan Kepala Desa di Temanggung Bujuk ODGJ Rekam KTP, Pakai Rokok Hingga Jajanan

Jawa Tengah | Sabtu, 04 April 2026 | 08:05 WIB

ARIRANG Makin Spesial: BTS Rilis Vinyl dengan Lagu Kejutan yang Bikin Baper

ARIRANG Makin Spesial: BTS Rilis Vinyl dengan Lagu Kejutan yang Bikin Baper

Your Say | Sabtu, 04 April 2026 | 08:05 WIB

5 Motor Listrik Ideal untuk GoFood dan ShopeeFood, Mulai Rp11 Jutaan

5 Motor Listrik Ideal untuk GoFood dan ShopeeFood, Mulai Rp11 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 04 April 2026 | 08:04 WIB

Terancam Sanksi Komdigi, Meta Minta Waktu Tambahan Bahas PP Tunas

Terancam Sanksi Komdigi, Meta Minta Waktu Tambahan Bahas PP Tunas

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 07:56 WIB

Jokowi Tegaskan Belum Beri Restorative Justice ke Rismon Sianipar, Hanya Memaafkan

Jokowi Tegaskan Belum Beri Restorative Justice ke Rismon Sianipar, Hanya Memaafkan

Surakarta | Sabtu, 04 April 2026 | 07:55 WIB

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:46 WIB

Bocoran Redmi Note 17 Pro Max: Layar 7 Inci, Baterai 10.000mAh dan Kamera 200MP Siap Gegerkan Pasar

Bocoran Redmi Note 17 Pro Max: Layar 7 Inci, Baterai 10.000mAh dan Kamera 200MP Siap Gegerkan Pasar

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 07:44 WIB

7 Sepatu Lari Terbaik Adidas Alternatif Adizero untuk Daily Run hingga Race

7 Sepatu Lari Terbaik Adidas Alternatif Adizero untuk Daily Run hingga Race

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 07:30 WIB

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:28 WIB