KSPN NTB Sosialisasikan Proyek SPAM Pantai Selatan di Lombok Timur

Suara NTB

Senin, 10 Juli 2023 | 13:53 WIB
KSPN NTB Sosialisasikan Proyek SPAM Pantai Selatan di Lombok Timur
Sosialisasi proyek SPAM Pantai Selatan. (Sumber foto: ist)

NTB.Suara.com - Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Provinsi NTB menggelar sosialisasi proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) Pantai Selatan yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat selatan Kabupaten Lombok Timur.

Ketua KSPN Provinsi NTB, Lalu Iswan Muliadi menyatakan pada prinsipnya pihaknya mendukung penuh segala bentuk proyek strategis pemerintah. Sebab, segala bentuk pembangunan dihajatkan untuk kemaslahatan masyarakat.

"Kami KSPN NTB selaku lembaga yang aktif mengadvokasi pekerja, mendukung penuh setiap proyek pembangunan, karena itu ditujukan untuk kemaslahatan masyarakat banyak," katanya.

Dalam proyek SPAM Pantai Selatan ini, menurutnya, apa yang menjadi tuntutan pihaknya sudah diakomodir pemerintah. Terutama dalam pemberdayaan masyarakat lokal dalam proses pengerjaan.

"Kami sudah turun ke masyarakat, dan mereka sudah memahami arti penting dari proyek SPAM ini. Apalagi keinginan mereka untuk diberdayakan sudah diakomodir. Dari itu tidak ada alasan bagi KSPN untuk tidak mendukung," ujarnya.

Lalu Iswan mengatakan selama ini ada mis persepsi di tengah masyarakat, khususnya menyangkut siapa kelompok masyarakat yang mendapatkan manfaat dari proyek tersebut.

"Sebelum sosialisasi, kami masyarakat utara menganggap proyek ini hanya untuk masyarakat selatan. Tapi sekarang mereka sudah paham, jika manfaat proyek adalah untuk masyarakat Lombok Timur secara umum," ucapnya.

Pada intinya, lanjut Lalu Iswan, saat ini bukan massanya lagi untuk membahas teknis proyek SPAM. Sebab, sudah berjalan dan segera rampung. Dan saat ini, semua pihak harus mendukung kondusivitas dalam proses pengerjaan proyek itu.

"Masyarakat utara jug mendukung penuh proyek SPAM tersebut. Sebab, mereka sudah memahami tujuan besar dari pembangunan infrastruktur air itu, yakni untuk untuk kemaslahatan bersama, tidak memandang masyarakat selatan dan utara," katanya.

baca juga

Salah seorang tokoh pemuda Kotaraja, Kabupaten Lombok Timur, Erwin juga menyatakan bahwa pada prinsipnya masyarakat di wilayahnya mendukung penuh proyek SPAM Pantai Selatan.

Adapun aksi boikot yang terjadi saat sosialisasi dan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat, menurutnya, itu murni karena mereka belum memahami tujuan dari pembangunan proyek tersebut. Namun, saat ini masyarakat sudah paham dan memberikan dukungannya.

"Masyarakat sudah paham, dulu memang sempat ada riak-riak di bawah. Tapi sekarang masyarakat sudah paham betul peruntukan proyek itu karena inilah konsep adil sebenarnya. Kami ikhlas berbagi air dengan saudara kami di wilayah selatan," ujarnya.

Setelah proyek ini rampung, kata dia, masyarakat lokal harus diberdayakan, minimal hanya sekedar menjadi buruh kasar atau tukang sapu.

"Kami berharap, setelah proyek ini jadi masyarakat sekitar proyek tidak dilupakan dan harus diberdayakan, minimal menjadi tukang gali atau tukang angkat pipa dan tukang sapu," tuturnya.

Erwin juga menginginkan agar infrastruktur pendukung di sekitar proyek SPAM harus diperhatikan. Seperti saluran irigasi dan ruas jalan ke arah SPAM.

"Kami masyarakat di utara berharap saluran irigasi diperhatikan, begitu juga dengan jalan raya. Bisa dilihat irigasi dan ruas jalan rusak semua, sehingga banyak masyarakat menjadi korban," terangnya.

Terkait dengan ungkapan Ketua KSPN NTB dan tokoh masyarakat itu, Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Timur, Rozikin mengaku bersyukur dengan sambutan masyarakat yang telah mendukung jalannya proyek SPAM Pantai Selatan.

Pemerintah tentu sangat bersyukur atas dukungan masyarakat. Sebab, proyek SPAM Pantai Selatan itu adalah program pemerintah pusat yang diajukan sejak 2021.

Kabupaten Lombok Timur mendapat alokasi anggaran paling besar dibandingkan kabupaten/kota yang lain, yakni senilai Rp120 miliar dari total anggaran yang tersedia.

Jika proyek itu berjalan lancar, menurutnya, maka pemerintah pusat tentu akan memberikan kepercayaan besar kepada Kabupaten Lombok Timur untuk diberikan bantuan program lain.

"Kalau proyek SPAM sukses, maka pasti program lain akan mudah diberikan oleh pemerintah pusat. Seperti perbaikan saluran irigasi atau ruas jalan. Dan perlu saya sampaikan, saat saya menjadi Kabid Bina Marga saya sudah mengusulkan semua ruas jalan di Lombok Timur," jelasnya.

Rozikin menambahkan pihaknya akan mengupayakan agar masyarakat diberdayakan dalam setiap proses pekerjaan proyek SPAM, agar manfaat langsung dari keberadaan proyek itu dirasakan oleh masyarakat.

"Kami akan sampaikan keinginan masyarakat kita di sini ke pihak yang punya kewenangan. Karena secara pribadi kami mendukung penuh pemberdayaan masyarakat. Tentu dalam pengerjaan ini masyarakat kita hanya bisa untuk pekerjaan non teknis, sementara untuk pekerjaan teknis, harus dikerjakan oleh orang yang ahli," katanya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Santri Nahdlatul Ulama di NTB Inginkan Muhaimin Iskandar jadi Bakal Calon Presiden

Santri Nahdlatul Ulama di NTB Inginkan Muhaimin Iskandar jadi Bakal Calon Presiden

Ntb | Rabu, 05 Juli 2023 | 18:18 WIB

Jalur-Jalur Pendakian Gunung Rinjani di Pulau Lombok

Jalur-Jalur Pendakian Gunung Rinjani di Pulau Lombok

Ntb | Selasa, 04 Juli 2023 | 16:27 WIB

Lima Pelajar Terseret Arus Pantai Bangsal Korleko Lombok, Satu Korban Meregang Nyawa

Lima Pelajar Terseret Arus Pantai Bangsal Korleko Lombok, Satu Korban Meregang Nyawa

Ntb | Senin, 03 Juli 2023 | 07:48 WIB

Terkini

Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia

Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 02:09 WIB

Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia

Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 01:57 WIB

Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia

Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 01:43 WIB

Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal

Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 01:34 WIB

Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target

Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 01:22 WIB

Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi

Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 01:14 WIB

Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria

Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 01:00 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga

Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:25 WIB