NTB.Suara.com - Unversitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menjalin kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Provinsi NTB dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi mahasiswa yang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan penyerahan bukti kepesertaan secara simbolis kepada mahasiswa KKN ini, diselenggarakan di Auditorium H. Anwar Ikraman pada saat kegiatan pembekalan kepada 886 orang mahasiswa KKN Angkatan ke-32, Kamis (13/07/2023).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTB, Boby Foriawan mengatakan UMMAT menjadi kampus pertama di NTB, yang menjalin kerja sama untuk perlindungan mahasiswa KKN dan melalui BPJS Ketenagakerjaan akan diberikan perlindungan Jaminan Kecelakaan dan Jaminan Kematian bagi Mahasiswa KKN selama menjalani periode KKN.
"Ini adalah kerja sama yang pertama di NTB, yang dilakukan oleh pihak universitas, dan UMMAT menjadi pionirnya. Melalui kerja sama ini kami diberikan amanah untuk memberikan perlindungan program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi Mahasiswa KKN selama menjalan KKN, sehingga apabila terjadi resiko tidak lagi menjadi tanggung jawab universitas tapi menjadi tanggung jawab BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA, sangat mendukung program jaminan sosial ini terlebih untuk memastikan kenyamanan Mahasiswa yang melakukan kegiatan KKN dan MBKM.
"Dengan program ini, kita ingin memastikan kenyamanan civitas akademika dalam beraktivitas termasuk bagi mahasiswa yang melakukan berbagai aktifitas mobilitas di luar pada saat KKN dan MBKM, kita harus pastikan kenyamanannya dengan mengikutsertakan jaminan program BPJS Ketenagakerjaan tersebut sehingga jika terjadi kecelakaan atau meninggal semua sudah ditanggung oleh program tersebut. InsyaAllah kolaborasi UMMAT dan BPJS Ketenagakerjaan ini akan membawa dampak kemaslahatan yang baik bagi kita terutama mahasiswa yang KKN, PPL, PKL dan MBKM," ujar Abdul Wahab.
Ketua Panitia KKN, Dr. Ibrahim, M.Sc., juga menegaskan bahwa program kerja sama bertujuan agar selama mengikuti kegiatan KKN, para mahasiswa akan dijamin keselamatannya atau ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Harapan kedepan semoga dengan adanya program seperti ini akan membantu ketika terjadi hal-hal yang tidak diingkan ketika KKN berlangsung,” ucapnya.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) dengan BPJS Ketenagakerjaan NTB beberapa waktu lalu. Tujuannya adalah untuk untuk memastikan keselamatan kerja dan mobilitas bagi dosen, pegawai dan mahasiswa ummat dalam melaksanakan kegiatan Catur Dharma Perguruan Tinggi dan program-program MBKM.
Baca Juga: Dianggap Tak Adil, Syarat Tinggi Badan Seleksi Timnas U-17 Jadi Perdebatan
Harapan BPJS Ketenagakerjaan adalah bukan hanya UMMAT tapi seluruh instansi pendidikan perguruan tinggi negeri dan swasta untuk memastikan perlindungan bagi pegawai, tenaga pendidik, kependidikan dan juga mahwasiswa dalam perlindungan jaminan sosial ketengekarjaan. Sehingga hal ini dapat mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi NTB. (*)