NTB.Suara.com - Kitab suci Al-Quran penuh dengan makna dan pedoman hidup. Salah satunya adalah Surat Al Ashr. Berikut Surat Al Ashr lengkap dengan tulisan latin berikut maknanya yang bisa menjadi tuntutan atau pedoman hidup bagi para sobat di tengah era modernisasi ini.
Di mana,Al-Ashr berarti waktu Ashar atau sore hari. Tentu, ini bisa dimaknai dan mengajak kita untuk belajar pentingnya memanfaatkan waktu untuk hal-hal positif. Caranya dengan mengingkatkan iman dan amal dalam kehidupan sehari-hari.
Surat Al Ashr ke-103 berisi ayat 1-3 dalam Al-Quran. Surat ini berisikan penjelasan tentang hakikat keuntungan dan kerugian di dalam kehidupan serta peringatan tentang pentingnya waktu yang dijalani oleh manusia.
"Celakalah bagi manusia yang menyia-nyiakan waktunya dengan hal-hal yang kurang bermanfaat. Kecuali orang yang memiliki iman, selalu menjalankan amal sholeh saling berwasiat terhadap kebenaran dan kesabaran."
Surat Al-Ashr Tulisan Latin
وَٱلْعَصْرِ
wal-‘aṣr
Artinya: “Demi masa.”
إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَفِى خُسْرٍ
innal-insāna lafī khusr
Artinya: “Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,”
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلْحَقِّ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلصَّبْرِ
illallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti wa tawāṣau bil-ḥaqqi wa tawāṣau biṣ-ṣabr
Artinya: “kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.”
Surat Al Ashr memiliki keistimewaan karena mengandung peringatan tentang waktu dan keselamatan manusia.
Lantas surat Al Ashr ini juga mengajarkan kepada manusia jika tidak memanfaatkan waktu untuk hal yang berguna maka hanya akan menjerumuskannya pada kerugian. Sebaliknya, jika memaknai surat Al Ashr dengan benar, maka Anda bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya di jalan Allah SWT.
Surat Al Ashr merupakan salah satu dari bagian juz amma yang termasuk surat Makkiyah karena diturunkan di Kota Makkah. Surat Al Ashr terdiri dari tiga ayat sehingga termasuk golongan surat pendek di dalam Al Quran.
Imam Syafi’i rahimahullah mengatakan, “Seandainya Allah tidak menurunkan surat kepada makhluk-Nya, kecuali hanya surat Al Ashr, niscaya sudah mencukupi mereka.”
Khasiat dari membaca surat Al-Ashr adalah Surat Al-Ashr termasuk dalam Al-Mufashshal yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW.
Sebagai tambahan, sehingga beliau memiliki keutamaan dan juga keistimewaan dibandingkan dengan nabi-nabi pendahulunya. Kedua, orang yang membacanya kelak akan dibangkitkan di hari kiamat dengan wajah bercahaya, tertawa dan bergembira hingga masuk surga.
Terdapat beberapa tafsir dari surat Al Ashr yang diambil dari kitab Tafsir Jalalain. Dimulai dari ayat pertama Allah bersumpah dengan menyebut masa. Masa memiliki arti waktu. Allah bersumpah dengan makhluknya, sehingga menjadi isyarat bagi Rasulullah SAW dan orang beriman lainnya.
Dengan kata lain, surat Al Ashr ayat pertama ini memiliki makna supaya Rasulullah dan orang beriman lainnya memberi perhatian penuh terhadap waktu yang dimiliki. Jangan menyia-nyiakan waktu dan kesempatan baik yang datang kepada kita. Sebaiknya, mengisi waktu dengan perbuatan baik sebab waktu tidak akan pernah bisa terulang kembali.
Amalan ini dianjurkan berdasarkan sebuah hadis yang diriwayatkan At Tabrani yang tercantum dalam kitab Al Mu’jam Al Ausath. Riwayat tersebut disampaikan oleh Abu Madinah Ad Darimi yang termasuk golongan sahabat.
Dari Abi Madinah Ad-Darimi, ia adalah seorang sahabat, ia berkata, “Ada dua sahabat Rasulullah SAW yang ketika bertemu mereka tidak akan berpisah kecuali salah satu dari mereka membaca kepada yang lainnya Surah Al Ashr (Wal Ashri innal insana lafii khusrin), kemudian salah satu dari mereka mengucapkan salam kepada yang lainnya.”
Riwayat ini menjadi dasar dianjurkannya membaca Surat Al Ashr sebelum meninggalkan majelis. Makna yang terkandung dalam surat ini adalah saling mengingatkan kepada sesama agar tidak menjadi orang merugi. ***