Gunakan Rangka "Kerupuk" Honda Beat Deluxe 2023 Masih Laku dan Diburu

Suara NTB | Suara.com

Minggu, 10 September 2023 | 14:46 WIB
Gunakan Rangka "Kerupuk" Honda Beat Deluxe 2023 Masih Laku dan Diburu
Honda Beat Deluxe 2023 yang penjualannya tetap stabil jelang akhir tahun. (Honda Motor)

NTB.suara.com - Salah satu model terbaru yang telah mengukuhkan posisinya di pasar adalah Honda Beat Deluxe. Meskipun sempat mendapat sorotan karena desain rangkanya menggunakan rangka "kerupuk" eSAF. Tapi, ternyata tak membuat penjualannya melorot karena memiliki basis penggemar yang kuat. Faktanya Honda Beat Deluxe 2023 masih laku dan diburu.

Salah satu hal pertama yang menarik perhatian saat melihat Honda Beat Deluxe adalah desainnya yang unik dan sporty. Di sisi lain faktanya, desain rangka eSAF (enhance Smart Architecture Frame) yang digunakan kendaraan ini membuatnya cukup ringan dan mudah diajak bermanuver. Honda Beat Deluxe memiliki tampilan yang kompak dan modern, cocok untuk anak-anak muda yang ingin tampil gaya di jalan raya.

Apalagi, sebagian besar konsumennya adalah generasi muda yang sangat peduli dengan estetika kendaraan. Bagi mereka, Honda Beat Deluxe memberikan kesan sporty dan trendi yang sesuai dengan gaya hidup urban.

Salah satu faktor utama yang membuat Honda Beat Deluxe tetap diminati adalah harganya yang terjangkau. Di Indonesia, kendaraan ini dijual dengan harga mulai dari Rp 18,57 juta. Harga yang kompetitif ini menjadikan Honda Beat Deluxe sebagai pilihan menarik bagi mereka yang ingin memiliki sepeda motor dengan fitur dan gaya yang mumpuni tanpa harus menguras kantong.

Honda Beat Deluxe menawarkan kombinasi yang sulit ditolak. Yakni perpaduan antara harga yang terjangkau dengan gaya yang mewah. Terlebih lagi, kendaraan ini memiliki banyak pilihan warna yang memungkinkan pembeli untuk mengekspresikan diri mereka dengan lebih bebas.

Mesin adalah hati dari setiap sepeda motor, dan Honda Beat Deluxe tidak mengecewakan dalam hal ini. Kendaraan ini dilengkapi dengan mesin 110 cc yang mampu memberikan performa yang andal. Mesin 4-langkah, SOHC, eSP ini dikombinasikan dengan sistem suplai bahan bakar injeksi (PGM-FI), yang meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang.

Spesifikasi mesin Honda Beat Deluxe adalah sebagai berikut:
Volume Langkah: 109.5cc
Diameter X Langkah: 47.0 x 63.1 mm
Tipe Transmisi: Otomatis, V-Matic
Rasio Kompresi: 10.0 : 1
Daya Maksimum: 6.6 kW (9.0 PS)/7.500 rpm
Torsi Maksimum: 9.3 N.m (0.95 kgf.m)/ 5.500 rpm

Mesin ini menghasilkan tenaga yang cukup untuk pengendaraan sehari-hari dan juga ramah lingkungan. Performanya yang handal membuat Honda Beat Deluxe menjadi kendaraan yang nyaman digunakan dalam perjalanan sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.

Salah satu sorotan utama dari Honda Beat Deluxe adalah penggunaan rangka eSAF (enhance Smart Architecture Frame). Meskipun ada yang mengkritiknya sebagai rangka "kerupuk," faktanya, rangka ini memberikan keuntungan signifikan dalam hal bobot dan manuverabilitas.

Rangka eSAF membuat Honda Beat Deluxe menjadi kendaraan yang cukup ringan, sehingga mudah untuk dikendalikan, terutama dalam kondisi lalu lintas perkotaan yang padat. Selain itu, meskipun ringan, rangka ini tetap kuat dan kokoh, menjadikannya pilihan yang aman untuk pengendaraan sehari-hari. Sebab, kasus rangka eSAF di Honda Beat jarang terdengar. Keunggulan ini membantu menjelaskan mengapa banyak penggemar Honda Beat Deluxe tidak terganggu dengan kritik mengenai rangkanya yang "kerupuk."

Honda Beat Deluxe dilengkapi dengan sistem suspensi yang baik untuk kenyamanan pengendaraan. Suspensi depan menggunakan jenis teleskopik, sementara suspensi belakang menggunakan lengan ayun dengan peredam kejut tunggal. Kombinasi ini membantu meredam getaran dan guncangan saat melewati jalan yang tidak rata, menjadikannya pilihan yang nyaman untuk pengendaraan sehari-hari.

Dari sisi pengereman, Honda Beat Deluxe juga patut diacungi jempol. Rem depan menggunakan cakram hidrolik dengan piston tunggal, sementara rem belakang menggunakan tromol. Honda juga telah menghadirkan fitur Combi Brake System untuk meningkatkan keamanan pengereman. Ini adalah fitur yang sangat penting, terutama dalam situasi lalu lintas yang padat dan berisiko.

Honda Beat Deluxe memiliki dimensi yang cocok untuk pengendaraan perkotaan. Dengan panjang 1.877 mm, lebar 669 mm, dan tinggi 1.074 mm, kendaraan ini mampu bermanuver di antara lalu lintas perkotaan dengan mudah. Tinggi tempat duduk sekitar 740 mm, menjadikannya nyaman bagi pengendara dengan berbagai tinggi badan.

Jarak sumbu roda sekitar 1.256 mm, yang membuat kendaraan ini stabil saat dikendarai di kecepatan tinggi. Jarak terendah ke tanah sekitar 147 mm, yang cukup untuk melewati rintangan perkotaan seperti polisi tidur dan lubang jalan tanpa masalah. Dengan berat sekitar 89 kg, Honda Beat Deluxe juga mudah untuk diparkir dan dikemudikan.

Meskipun ukurannya yang kompak, Honda Beat Deluxe tetap menawarkan kapasitas tangki bahan bakar yang memadai, yaitu sekitar 4.2 liter. Kapasitas tangki yang besar ini memungkinkan pengendara untuk melakukan perjalanan jauh tanpa khawatir kehabisan bahan bakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Honda BeAT 2023 Jadi Idola: Warna Baru, Spesifikasi Terkini, dan Harga

Honda BeAT 2023 Jadi Idola: Warna Baru, Spesifikasi Terkini, dan Harga

| Kamis, 07 September 2023 | 19:00 WIB

Terkini

Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah

Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah

Sumsel | Jum'at, 17 April 2026 | 00:03 WIB

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 00:00 WIB

Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang

Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 23:55 WIB

Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan

Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 23:48 WIB

6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau

6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau

Kalbar | Kamis, 16 April 2026 | 23:46 WIB

Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita

Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita

Banten | Kamis, 16 April 2026 | 23:37 WIB

Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026

Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026

Lampung | Kamis, 16 April 2026 | 23:36 WIB

5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB

5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB

Bogor | Kamis, 16 April 2026 | 23:30 WIB

Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang

Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang

Jatim | Kamis, 16 April 2026 | 23:26 WIB

Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan

Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 23:10 WIB