Viral Kuburan Mobil Listrik di China, Diduga hanya Kejar Subsidi

Suara NTB | Suara.com

Selasa, 12 September 2023 | 15:51 WIB
Viral Kuburan Mobil Listrik di China, Diduga hanya Kejar Subsidi
Kuburan mobil listrik di China yang viral di media sosial. (Facebook)

NTB.suara.com - Viral di media sosial soal kuburan mobil listrik di China. Diduga, mobil-mobil yang sudah berplat tersebut memang dibiarkan teronggok karena hanya mengejar subsidi dari pemerintah. Jadi, seakan-akan mobil terjual namun tidak. Video yang awalnya diambil oleh YouTuber @Winston Sterzel tersebut kemudian di re-upload di beragam media sosial, termasuk facebook.

Dilansir dalam halaman facebook@uzoneid, Selasa 12 September 2023. Tertulis narasi bahwa pemerintah China, melalui Partai Komunis China (PKC), telah menginvestasikan miliaran dolar AS dalam bentuk subsidi untuk mendukung pertumbuhan industri ini. Namun, di balik kemajuan cemerlang industri mobil listrik China, ada sisi gelap yang baru-baru ini mencuat ke permukaan.

Baru-baru ini, muncul kabar tentang ditemukannya sebuah lahan luas di China yang menjadi kuburan mobil listrik. Lahan itu saksi bisu dari dampak yang tidak terduga dalam industri mobil listrik China. Para saksi mata melaporkan bahwa di lahan tersebut terdapat ribuan mobil listrik yang tampak terabaikan dan tidak terawat.

Beberapa model mobil listrik yang terlihat di antaranya adalah Geely Kandi K10 EV, Neta V, dan BYD e3. Mobil-mobil ini terparkir di salah satu distrik di Hangzhou. Pemandangan ini sangat tidak lazim untuk kendaraan masa depan yang diharapkan ramah lingkungan. Mobil-mobil tersebut terlihat kotor, tercemar oleh lapisan debu, dan ban-bannya sebagian tertutup oleh rumput liar di ibu kota Provinsi Zhejiang di China Timur tersebut.

Saat melihat lebih dekat, mobil-mobil tersebut sebenarnya masih terlihat baru. Jok-joknya masih terbungkus plastik, dan semuanya memiliki pelat nomor. Hal ini memunculkan pertanyaan besar: Mengapa ribuan mobil listrik yang baru ini dibiarkan terbengkalai di lahan terbuka?

YouTuber Winston Sterzel, yang membagikan rekaman drone dari tumpukan mobil listrik tersebut, mengemukakan teori bahwa produsen mobil listrik di China mungkin telah mendaftarkan dan mengklaim telah menjual kendaraan-kendaraan tersebut. Ini bisa menjadi bukti untuk menunjukkan angka penjualan yang tinggi dan mendapatkan subsidi dari pemerintah. Namun, dalam laporan media lokal China, sebagian dari mobil-mobil listrik tersebut disebutkan masih dimiliki oleh perusahaan layanan berbagi mobil yang gagal bernama Microcity.

Microcity adalah perusahaan yang memiliki ribuan mobil listrik model Kandi 11. Pada tahun 2019, seorang penduduk desa di wilayah tersebut mengklaim bahwa ada sebuah perusahaan yang telah membayarnya lebih dari 30.000 yuan (Rp 62 jutaan) per tahun sejak Juli 2019 untuk pemakaian area parkir tersebut. "Kasus yang sama juga terjadi pada tahun 2018, namun pada sepeda listrik. Ini akibat pasokan sepeda listrik di China jauh melebihi permintaan, dan sepeda-sepeda tersebut menumpuk di area parkir dan lahan terbuka," begitu kata narator dalam video tersebut. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Volkswagen ID. GTI Dilengkapi Suara Knalpot & Mesin Palsu

Volkswagen ID. GTI Dilengkapi Suara Knalpot & Mesin Palsu

| Selasa, 12 September 2023 | 14:33 WIB

Diatas Rp 2 M, Perbandingan Jarak Tempuh Mobil Listrik Mewah

Diatas Rp 2 M, Perbandingan Jarak Tempuh Mobil Listrik Mewah

| Selasa, 12 September 2023 | 14:24 WIB

Terkini

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

Kalah Bersaing dengan Bocah Boyolali di Persija, Ini Reaksi Shayne Pattynama

Kalah Bersaing dengan Bocah Boyolali di Persija, Ini Reaksi Shayne Pattynama

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 18:06 WIB

Pameran Vivienne Westwood & Jewellery 2026 Debut di Makau, Hadirkan Arsip Ikonis dan Sentuhan Punk

Pameran Vivienne Westwood & Jewellery 2026 Debut di Makau, Hadirkan Arsip Ikonis dan Sentuhan Punk

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 18:06 WIB

SEHATI Bantu Orang Tua Kenali Risiko Perilaku Anak Sejak Dini

SEHATI Bantu Orang Tua Kenali Risiko Perilaku Anak Sejak Dini

Sulsel | Kamis, 30 April 2026 | 18:04 WIB

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:04 WIB

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:03 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi, Ini Tugasnya

Pemerintah Bentuk Satgas Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi, Ini Tugasnya

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:02 WIB

Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi

Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:02 WIB

Direktur Human Capital Pegadaian Raih Penghargaan Top Women in Shaping Future Ready Organization

Direktur Human Capital Pegadaian Raih Penghargaan Top Women in Shaping Future Ready Organization

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:02 WIB