NTB.suara.com - Audi, sebuah nama yang tak asing lagi dalam dunia otomotif, telah menjelma menjadi salah satu merek paling terkemuka dalam industri ini. Didirikan pada tahun 1909, perusahaan mobil asal Jerman ini terkenal dengan kendaraan mewahnya yang berkualitas tinggi. Tetapi, dari mana asal nama "Audi" dan apa makna di balik logo empat cincin yang menjadi identitas ikonik merek ini?
Nama "Audi" sendiri berasal dari nama belakang pendirinya, yaitu August Horch. Dalam bahasa Jerman, kata "Horch" berarti "mendengarkan" atau "mendengar," memiliki makna serupa dengan kata "Audi" yang berasal dari bahasa Latin. Nama ini mencerminkan perhatian mereka terhadap inovasi dan kemampuan mendengarkan kebutuhan pelanggan.
Makna yang lebih mendalam terletak pada logo Audi yang terdiri dari empat cincin perak yang saling bertautan. Cincin-cincin ini mewakili empat pembuat mobil tertua di Jerman, yaitu DKW, Wanderer, Audi, dan Horch. Keempat perusahaan ini pada tahun 1932 memutuskan untuk bergabung menjadi satu dengan pembentukan Auto Union AG.
Lambang Auto Union AG adalah empat cincin yang mencerminkan kesatuan antara perusahaan-perusahaan ini. Namun, pada perkembangannya, logo ini mengalami transformasi, hanya menyisakan empat cincin berwarna perak yang menjadi simbol kekuatan, efisiensi, dan keunggulan merek Audi.
Pada tahun 1966, Audi menjadi anak perusahaan dari Volkswagen, dan pada tahun 1985, Auto Union AG berubah menjadi perusahaan tunggal dengan nama Audi. Transformasi merek ini tidak berhenti di sini. Pada tahun 2009, Audi merayakan ulang tahun ke-100 dengan melakukan perubahan pada logo. Empat cincin ini dilebur menjadi satu bagian, menandakan ikatan loyal perusahaan kepada pelanggan. Logo yang dipoles dalam bentuk tiga dimensi menjadi simbol kekuatan dan kecanggihan yang modern.
Perubahan warna perak yang menjadi lebih gelap tidaklah tanpa alasan. Warna ini mencerminkan kekuatan inovatif dan desain ringan, yang merupakan kompetensi dasar Audi yang membedakan merek ini dari yang lain. Bahkan, pemilihan font untuk tulisan "Audi" di bawah empat lingkaran mencerminkan tampilan desain yang lebih ramping, efisien, dan inovatif.
Secara keseluruhan, spektrum warna Audi mencerminkan tekad untuk tetap berada di garis depan dalam teknologi desain modern. Transformasi merek ini telah menjadikan Audi salah satu merek prestius saat ini. (*)