Bek Asing Rp6,08 Miliar Bongkar Alasan Luis Milla Gagal di Persib Bandung: Terlalu Sulit

Suara NTB

Minggu, 24 September 2023 | 14:04 WIB
Bek Asing Rp6,08 Miliar Bongkar Alasan Luis Milla Gagal di Persib Bandung: Terlalu Sulit
Bek Asing Rp6,08 Miliar Bongkar Alasan Luis Milla Gagal di Persib: Ingin Perubahan yang Terlalu Sulit (Antara)

NTB.Suara.com - Bek asing Persib Bandung seharga Rp6,08 miliar membongkar alasan Luis Milla sulit membawa Persib selalu menang dan juara Liga 1. Dia menyebut, persoalannya pada strategi, taktik dan gaya bermain yang dipakai Luis Milla terhadap pasukan Maung Bandung.

Nick Kuipers, demikian bek asing tersebut menyebut bahwa Luis Milla ingin mengubah gaya permainan Persib. Masalahnya, gaya permainan itu melakukan yang terlalu sulit untuk para pemain. 

“Saya punya perasaan ketika pelatih yang sebelumnya (Luis Milla, red) tiba, ia ingin melakukan perubahan yang terlalu sulit,” ujar Nick, dikutip dari laman Instagram @sagala_persib, Minggu (24/9/2023). 

Salah satu perbedaan mendasar dari Luis Milla dengan Bojak Hodak, pelatih Persib Bandung saat ini adalah dalam hal formasi. Katanya formasi Bojak dengan menempatkan 4 bek membuat pertahanan lebih baik.

“Bagi saya, perubahan besarnya dari formasi. Karena menurut saya pemain jadi lebih percaya diri dengan formasi ini,” imbuhnya.

Luis Milla, Persib Bandung memang gagal menjadi juara di Liga 1 musim 2022/2023. Pada musim2023/2024 dia mengundurkan diri pada 15 Juli 2023. Saat itu Persib Bandung baru menjalani 3 laga, dengan hasil semuanya serialias meraih 3 poin.

Bojan Hodak memulai debutnya dengan Persib Bandung pada laga pekan keenam. Pada laga debutnya, Persib hanya bermain imbang lawan Bali United, kemudian kalah dari Persis Solo.

Mulai pekan ke-8, Persib tidak pernah kalah sampai pekan ke-13. Secara total dalam 8 laga bersama Bojan Hodak, Persib menang 4 kali, 3 kali seri, sekali kalah.

Sampai pekan ke-13, Persib berada di peringkat ke-5 klasemen sementara dengan poin 21. Poinnya sama dengan PSIS di atasnya dan Persebaya di bawahnya. Namun hanya beda selisih gol.

baca juga

Paling buruk, pada pekan ke-13 ini Persib turun ke peringkat ke-6 klasemen sementara apabila PSM Makassar yang memiliki poin 18 bisa menglahkan Borneo dalam laga tandang. Jika PSM seri atau kalah, Persib tetap di peringkat ke-5.

Pernyataan Nick Kuiper menjadi perdebatan di kalangan Bobotoh. Ada yang menyebut Luis Milla tidak cocok dengan pemain.

"Berarti bener waktu itu pemain ga percaya Milla ya," kata @_enjahs

"Berarti emang pemain ada yang ngga nyaman sama Milla," ujar @deri_syptr

"@deri_syptr bukan ga nyaman, tp pemahaman taktiknya pemain local susah nangkep," timpal @myclubidn

"@deri_syptr sulit nerapin taktik milla yang harus gerak fleksibel," ujar @trisnawatii04

"Intinya liga indonesia mah "susah" diajak ke taktik modern. Jadinya kebingungan pasti," tandas @gilangrizkydharmawan

Salah satu konten kreator Youtube Tommy Desky ikut nimbrung dalam perdebatan ini. Pria yang sering membagikan ulasan tentang taktik sepak bola itu mengaku sudah mengulasnya.

"11-12 dengan pernyataan Marc Klok (gelandang Persib) kemarin dari sisi substansi. Udah kita bahas juga di Youtube waktu itu berkali-kali," katanya melalui akun @tommy_desky

Dilihat di kanal Youtube Tommy Desky dua pekan lalu, ternyata dia memang sudah mengulas. Di sana dia mengulas pernyataan Klok yang menyebut taktik Bojan Hodak lebih mudah diterapkannya. Meski Klok juga menyatakan sebetulnya Luis Milla dan Bojan Hodak sama-sama bagus.

Tommy juga menyinggung pernyataan Luis Milla kepada salah satu media di Spanyol yang menyebut pemain sepak bola di Indonesia basic masih mengalami kesulitan, tidak seperti di Eropa, khususnya di Spanyol.

"Dan pada akhirnya kenapa Luis Milla bisa gagal di Persib Bandung, mungkin taktiknya sulit untuk sepak bola Indonesia," ujarnya.

Sedangkan Bojan Hodak menurutnya lebih menggunakan taktik konservatif. Di antaranya melakukan longball.

Soal komunikasi juga sangat penting, agar instruksi pelatih bisa dicerna dengan baik oleh pemain.

"Penting juga di dalam sebuah tim ada pemain yang memiliki level pemahaman taktik yang superior. Akhirnya pemain tersebut bisa menularkan pada pemain yang mungkin kesulitan mencerna, memahami taktik dari pelatih. Itu akan memudahkan pelatih kepala," tandasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ruang Ganti Persib Bandung Makin Adem! Jadi Modal Kalahkan Bhayangkara

Ruang Ganti Persib Bandung Makin Adem! Jadi Modal Kalahkan Bhayangkara

Ntb | Selasa, 19 September 2023 | 22:05 WIB

Sudah 9 Laga di Persebaya dan Persikabo Belum Menang, Ini Alasan Aji Santoso Kalah dari Persib

Sudah 9 Laga di Persebaya dan Persikabo Belum Menang, Ini Alasan Aji Santoso Kalah dari Persib

Ntb | Minggu, 17 September 2023 | 15:25 WIB

Persib Bandung Juara Sementara Bayar Denda Klub Liga 1

Persib Bandung Juara Sementara Bayar Denda Klub Liga 1

Ntb | Sabtu, 16 September 2023 | 16:54 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×