NTB.Suara.com - Kedatangan Aji Santoso setelah hengkang dari Persebaya, sebagai pelatih Persikabo 1973 sejak pekan ke-8 belum memberi dampak positif terhadap klub merger PS TNI dan Persikabo itu. Dalam lima laga, pasukan Aji Santoso hanya bisa meraih 1 poin.
Hasil ini lebih buruk dibandingkan dengan capaian Aji Santoso bersama Persebaya dalam lima laga awal Liga 1 musim2023/2024.
Saat bersama Aji Santoso, dalam lima laga awal masih meraih 5 poin. Itu pun sudah tidak memenuhi target.
Sebab, manajemen Persebaya menarget Aji Santoso bersama timnya bisa meraih 7 poin. Seperti sempat diungkap Uston Nawawi, target yang dibebankan manajemen Persebaya tidak bisa dipenuhi coach Aji.
Malahan, sampai pekan ke-6 Liga 1 musim ini, Persebaya bersama Aji Santoso tetap dengan raihan 5 poin, dari sekali menang dan dua kali seri, tiga kali berakhir kalah.
Kini, Aji Santoso mendapat tugas baru sebagai pelatih kepala Persikabo 1973 sejak pekan ke-8, setelah dia resmi hengkang dari Persebaya karena menolak dijadikan Direktur Teknik (Dirtek).
Namun, hasil buruk masih menghantui tim asuhan Aji Santoso. Persikabo tidak pernah menang dalam lima laga bersama Aji Santoso. Hanya sekali seri melawan Dewa United.
Persikabo masih menghuni zona degradasi, berada di peringkat ke-17 dengan torehan cuma 9 poin.
Di sisi lain, sepeninggal Aji Santoso, dari pekan ke-7 sampai ke-13, Persebaya meraih 5 kali kemenangan, sekali kalah dan sekali seri.
Sedangkan Persebaya berada di papan atas klasemen sementara. Yakni ranking ke-6 dengan koleksi 21 poin.
Kabomania, fans Persikabo 1973 pun mulai habis kesabaran. Mereka meminta Aji Santoso out dari kursi pelatih kepala Laskar Padjadjaran. Mereka menulis di kolom komentar akun instagram klub @officialpersikabo
"Salah pilih coach," kata @hadyannn
"@hadyannn kalo kata gua sih pemainnya yang loyo-loyo," tandas @crooolyn
"Kasi assistant coach bawa persikabo...#headcoachOUT," tulis akun @mohamediqbalbinmohamed.
"Persebaya tanpa Aji menangan, ini malah Aji ke Persikabo malah kalahan," tulis akun @nejita_bejita.