NTB.suara.com - Tidak hanya seorang kolektor kawasaki ninja 2-tak, ternyata Agus Muhammad Iqdam Kholid atau yang lebih dikenal sebagai Gus Iqdam adalah seorang kolektor vespa. Kecintaannya pada dunia Vespa terlihat jelas ketika ia membonceng istrinya, Ning Nila, menggunakan motor vespa merah menuju acara Kediri Scooter Festival (KSF) 6 yang digelar di GOR Jayabaya Kediri pada Jumat, 29 September 2023.
KSF adalah acara tahunan yang merayakan ulang tahun ke-1144 Kota Kediri. Dalam acara prestisius ini, Gus Iqdam diundang untuk memberikan ceramah kepada para pecinta scooter Vespa. Vespa yang digunakan oleh Gus Iqdam adalah Vespa Special 90, yang juga dikenal dengan sebutan Vespa Darling. Saat ini, Vespa Darling menjadi buruan utama para kolektor dan penggemar Vespa. Kehadirannya tidak hanya menarik karena desainnya yang unik, tetapi juga karena populasi Vespa Darling jauh lebih rendah dibandingkan dengan saudara-saudaranya yang lebih besar.
Vespa, sebagai merek legendaris, telah menghadirkan berbagai model dan varian sepanjang sejarahnya. Masing-masing varian tersebut memiliki karakteristik yang membuatnya unik. Vespa Special 90, atau yang lebih dikenal sebagai Vespa Darling, adalah salah satu skuter buatan Piaggio yang memikat hati para kolektor.
Dalam keluarga small frame Vespa, Vespa Special 90 memiliki daya tarik tersendiri. Meskipun lebih jarang terlihat dibandingkan dengan Vespa PTS 90 yang lebih populer, Vespa Special 90 memiliki perbedaan signifikan dalam desainnya. Perbedaan tersebut mencakup lampu depan yang berbentuk bulat, speedometer yang lebih kecil, jok yang lebih kompak, pegangan ban serep, dan posisi karburator yang berbeda dalam mesin.
Vespa Darling merupakan salah satu varian Vespa small frame yang diproduksi oleh Piaggio pada era 1960-an untuk memenuhi permintaan pasar saat itu. Sesuai dengan namanya, Vespa small frame memiliki desain bodi yang lebih ramping dan mesin berkapasitas rendah untuk efisiensi bahan bakar yang lebih baik.
Dari segi performa, Vespa Special 90 dilengkapi dengan mesin tipe 2-stroke, silinder tunggal, rotary valve induction, dan berkapasitas 88,5cc. Dengan mesin ini, skuter ini mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 70 km/jam.
Meskipun Vespa Darling kurang diminati di Indonesia pada masanya, saat ini skuter langka ini menjadi incaran para kolektor dan penggemar Vespa. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan pasokan suku cadang dan kesulitan dalam mencari unit Vespa Darling yang masih utuh. Harga Vespa Darling juga melambung tinggi di pasaran, dengan harga untuk unit yang dalam kondisi baik bisa mencapai Rp 20 jutaan, sedangkan yang sudah direstorasi bahkan bisa mencapai angka Rp 50 juta ke atas.
Saat ini, Vespa Special 90 dihargai hingga Rp 50 juta, bahkan ada yang mencapai lebih dari Rp 100 juta, seperti yang terlihat di berbagai situs jual beli sepeda motor dan dari informasi kolektor Vespa.
Dengan pesona Vespa Darling yang terus meningkat di kalangan kolektor dan penggemar Vespa, Gus Iqdam telah menambahkan nilai tambah dalam dunia Vespa dan menjadi sosok yang dihormati dalam komunitas Vespa di Indonesia. Kecintaannya pada Vespa Darling telah membawa perhatian lebih pada keunikan dan nilai sejarah skuter ini. Dalam lingkaran para kolektor Vespa, Vespa Darling tidak lagi hanya menjadi kendaraan, tetapi juga menjadi sebuah warisan berharga yang harus dijaga dan dilestarikan. (*)
Baca Juga: Dicintai Punker, Gus Iqdam Anaknya Siapa? Terkenal di Kediri, Jawa Timur