Emak-emak Peras Otak, Pembelian Beras Dibatasi, Ini Fakta Sebenarnya

Suara NTB

Rabu, 04 Oktober 2023 | 16:01 WIB
Emak-emak Peras Otak, Pembelian Beras Dibatasi, Ini Fakta Sebenarnya
Ilustrasi beras. (Net)

NTB.suara.com - Belakangan banyak kabar yang menyatakan bahwa pembelian beras di sejumlah toko modern di batasi. Tentu ini menjadi perbincangan hangat netizen dan emak-emak di Indonesia. Namun begitu, tak banyak yang mengetahui soal penyebab pembatasan pembelian beras ini.

Dalam akun Facebook network Indonesia, dikutip Rabu 4 Oktober 2023. Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, memberikan penjelasan terkait kebijakan pembatasan pembelian beras di ritel modern hingga maksimal 10 kilogram per hari per konsumen. Langkah ini bertujuan untuk mengatur dan memastikan ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dipasok oleh Perum Bulog.

Arief menegaskan bahwa pembatasan pembelian ini hanya berlaku untuk beras SPHP yang berasal dari Perum Bulog. Dengan kata lain, jenis beras komersial tidak akan terkena pembatasan ini dan kebijakan pembelian beras komersial akan tetap berada di bawah kendali ritel masing-masing tanpa campur tangan pemerintah.

Menurut Arief, kebijakan ini merupakan upaya pemerintah untuk memperluas distribusi beras SPHP yang berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebagai respons terhadap arahan Presiden Joko Widodo untuk memudahkan akses masyarakat terhadap beras.

Arief juga menjelaskan bahwa pembatasan pembelian beras SPHP di ritel modern bertujuan untuk mendorong masyarakat agar berbelanja bijak. Hal ini juga sejalan dengan harga beras SPHP yang telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp 10.900 per kilogram. Oleh karena itu, setiap rumah diharapkan cukup dengan pembelian 2 pack beras SPHP ini, terutama mengingat kualitas premiumnya.

Keputusan pemerintah ini juga menjadi langkah proaktif menghadapi potensi masalah pasokan beras akibat cuaca ekstrem, seperti El Nino. Dengan demikian, pembatasan pembelian beras SPHP di ritel modern diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di tengah tantangan lingkungan.

Dalam menghadapi perubahan kebijakan ini, masyarakat diharapkan dapat memahami alasan di balik kebijakan ini dan berpartisipasi dalam upaya memastikan ketersediaan beras yang cukup dan harga yang stabil bagi semua. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buruan Promo Honda Beat Deluxe DP 0 Rupiah, Murah dan Irit

Buruan Promo Honda Beat Deluxe DP 0 Rupiah, Murah dan Irit

Ntb | Rabu, 04 Oktober 2023 | 15:54 WIB

Review, NINJA H2 2024 Supercharged Cuma 860 Juta Rupiah

Review, NINJA H2 2024 Supercharged Cuma 860 Juta Rupiah

Ntb | Rabu, 04 Oktober 2023 | 11:40 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×