Toyota Jadi Mobil Andalan ISIS, Amerika Gerah

Liberty Jemadu

Kamis, 08 Oktober 2015 | 06:59 WIB
Toyota Jadi Mobil Andalan ISIS, Amerika Gerah
Sebuah cuplikan dari video propaganda ISIS di YouTube yang menunjukkan penggunaan truk Toyota (YouTube).

Suara.com - Departemen Keuangan Amerika Serikat dilaporkan tengah menyelidiki Toyota untuk mencari tahu mengapa kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) banyak menggunakan mobil-mobil bikinan produsen mobil Jepang itu dalam video-video propagandanya di Irak, Suriah, dan Libya.

"Kami sedang bekerja sama dengan mitra-mitra asing dan para pemangku kepentingan di seluruh dunia untuk mengetahui aktivitas finansial dan ekonomi ISIS," bunyi keterangan resmi Departemen Keuangan AS seperti dikutip CNN.

Truk-truk Toyota seperti Hilux dan SUV Land Cruiser memang banyak digunakan ISIS dalam video propagandanya. Truk-truk itu biasa digunakan untuk mengangkut personel dan senjata berat.

Duta Besar Irak untuk AS, Lukman Faily, kepada ABC News mengatakan bahwa ISIS tak hanya membeli truk-truk bekas, tetapi juga membeli truk-truk baru Toyota dalam beberapa tahun terakhir.

"Pertanyaan ini sering kami utarakan kepada para tetangga kami. Bagaimana truk-truk baru ini, ribuan unit, bisa sampai ke ISIS? Dari mana datangnya?" kata Faily.

Dalam beberapa video propaganda di YouTube, tampak pasukan ISIS mengendarai Hilux putih berlambang ISIS di jalan-jalan Suriah, termasuk di Raqqa, pusat komando organisasi teroris itu. Beberapa merek seperti Mitsubishi, Hyundai, dan Isuzu juga digunakan oleh ISIS, tetapi jumlahnya sangat sedikit.

"Sangat disesalkan, bahwa Toyota Land Cruiser dan Hilux telah nyaris menjadi bagian dari merek ISIS," kata Mark Wallace, mantan dubes AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa yang kini mengepalai gerakan nirlaba Counter Extremism Project.

"ISIS menggunakan kendaraan-kendaraan ini untuk menggelar aktivitas militer, teror, dan sejenisnya. Hampir di setiap video ISIS, ditampilkan armada dan konvoi mobil Toyota. Ini sangat membuat kami risau," lanjut Wallace.

Pertanyaan soal hubungan antara ISIS dan Toyota sudah banyak diutarakan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2014, laporan Public Radio International, menyebutkan bahwa Kementerian Luar Negeri AS mengirim 43 truk Toyota untuk pemberontak Suriah. Sementara sebuah surat kabar Australia melaporkan bahwa lebih dari 800 truk Toyota hilang dari Sydney antara 2014 - 2015. Diduga truk-truk itu sudah diselundupkan ke wilayah ISIS.

Menurut data penjualan Toyota, penjualan Hilux dan Land Cruiser di Irak naik tiga kali lipat dari 6000 unit pada 2011 menjadi 18.000 unit pada 2013. Jumlah itu turun menjadi 13.000 unit pada 2014.

Brigadir Jenderal Saad Maan, juru bicara militer Irak, mengatakan dia mencurigai ada pihak lain yang menyelundupkan mobil-mobil itu ke Irak.

"Kami menghabiskan waktu untuk membasmi para teroris itu di perbatasan antara Irak dan Suriah. Kami sungguh butuh jawaban dalam hal ini," kata dia.

Adapun Toyota, kepada ABC News, mengatakan bahwa tak ada satu pun dilernya yang menjual mobil ke ISIS. Sementara distributor utama Toyota di Timur Tengah, Sumitomo, mengaku tak tahu bagaiamana truk-truk itu bisa sampai ke tangan ISIS.

"Soal bagaimanan seseorang beroperasi melanggar hukum, membeli mobil untuk disalahgunakan, kami tentu tak bisa tahu dan karenanya tak bisa mengomentari hal ini," bunyi pernyataan resmi Sumitomo.

Sementara sebuah perusahaan Arab Saudi, Abdul Latif Jameel, yang pernah menjadi diler utama Toyota di Suriah, mengatakan bahwa operasinya ditutup pada Oktober 2012.

Wallace mengatakan awal 2015 pernah menyurati Toyota untuk mendesak perusahaan itu berupaya lebih keras agar truk-truknya tak digunakan oleh ISIS. Ia juga mengingatkan bahwa truk-truk itu punya nomor identifikasi, jadi seharusnya mudah dilacak.

"Saya sendiri yakin, Toyota tak mungkin sengaja mengeruk untung dalam kasus ini. Tetapi mereka sudah diingatkan dan seharusnya berusaha lebih keras," kata Wallace.

"Mereka harus bisa menjelaskan, bagaimana truk ini bisa sampai ke sana. Mereka harus mengungkapnya, menghentikan praktik itu, dan membuat kebijakan yang bisa menghentikan munculnya truk-truk Toyota dalam video propaganda ISIS," tegas Wallace.

BERITA MENARIK LAINNYA:

Ini Profil Empat Lelaki Saksi Kasus Bocah Dalam Kardus

Netizen Marah, Restoran Ini Hargai Sepiring Udang Rp3.4 Juta

Ditemukan Tulisan Mirip Simbol PKI di Untan

Istri Menolak Beri Jatah Indehoi, Kakek Ini Lapor Polisi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rusia, Iran, Irak Bantu Perangi ISIS, Apa Kata Presiden Suriah?

Rusia, Iran, Irak Bantu Perangi ISIS, Apa Kata Presiden Suriah?

News | Minggu, 04 Oktober 2015 | 21:11 WIB

Semula Hanya Jadi OB, Anggota ISIS Asal Malaysia Punya Tugas Baru

Semula Hanya Jadi OB, Anggota ISIS Asal Malaysia Punya Tugas Baru

News | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 06:17 WIB

Terkini

Belajar dari Lee Jae Myung: Ketika Presiden Mendengarkan Kekecewaan Rakyat

Belajar dari Lee Jae Myung: Ketika Presiden Mendengarkan Kekecewaan Rakyat

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:20 WIB

Bombardir Arab Saudi, Seberapa Dekat Houthi dan Iran?

Bombardir Arab Saudi, Seberapa Dekat Houthi dan Iran?

News | Senin, 21 September 2026 | 14:19 WIB

Gawat! Anggota Polres Tanjungbalai Diduga Mesum Digerebek Warga

Gawat! Anggota Polres Tanjungbalai Diduga Mesum Digerebek Warga

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 14:17 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset di DPR, Eks Pimpinan KPK Soroti Lemahnya Pemburuan Aset Koruptor

Bahas RUU Perampasan Aset di DPR, Eks Pimpinan KPK Soroti Lemahnya Pemburuan Aset Koruptor

News | Senin, 21 September 2026 | 14:17 WIB

Proses Kreatif Wregas Bhanuteja: Lawan Klise Mistik Horor di KHFF 2026

Proses Kreatif Wregas Bhanuteja: Lawan Klise Mistik Horor di KHFF 2026

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:16 WIB

Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina

Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina

News | Senin, 21 September 2026 | 14:14 WIB

Siap Eksekusi Arahan Prabowo, Bahlil Bakal Sulap Batu Bara Jadi Bensin

Siap Eksekusi Arahan Prabowo, Bahlil Bakal Sulap Batu Bara Jadi Bensin

News | Senin, 21 September 2026 | 14:14 WIB

Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026

Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:13 WIB

Setrika Miyako Paling Bagus Tipe Apa? Ini 9 Pilihan Sesuai Spesifikasi

Setrika Miyako Paling Bagus Tipe Apa? Ini 9 Pilihan Sesuai Spesifikasi

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 14:10 WIB

Dirawat Sejak Masih Telur, Buaya Peliharaan di Panjang Dievakuasi karena Bikin Tetangga Waswas

Dirawat Sejak Masih Telur, Buaya Peliharaan di Panjang Dievakuasi karena Bikin Tetangga Waswas

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 14:09 WIB

×