Tipe Mobil yang Dibutuhkan di Era Digital

Esti Utami

Minggu, 06 Maret 2016 | 05:55 WIB
Tipe Mobil yang Dibutuhkan di Era Digital
Ilustrasi mobil-mobil. (Shutterstock).

Suara.com - Perkembangan teknologi ternyata mampu mengubah persepsi dan cara pandang masyarakat terhadap produk otomotif. Berdasarkan studi yang dilakukan Toyota baru-baru ini terungkap, telah terjadi perubahan cara pandang masyarakat terhadap pentingnya memiliki mobil.

Carmudi Indonesia menganalisa lebih lanjut tren ini dan mencari tahu mengapa hal di atas dapat terjadi. Dalam studi yang dilakukan Toyota, generasi milenial yang saat ini berusia 20-34 tahun menginginkan sesuatu yang lebih praktis dan ekonomis.

Pabrikan mobil saat ini dihadapkan dengan tantangan baru menjawab kebutuhan masyarakat  yang sarat bersentuhan dengan teknologi dalam kehidupan keseharian mereka. Generasi milenial di negara berkembang saat ini masih banyak yang hidup dengan orangtua, memiliki cicilan konsumtif, menikah di usia lebih lanjut, memiliki karir yang cukup cemerlang, dan melek dengan teknologi.

Pabrikan mobil harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat milenial tersebut disesuaikan dengan karakteristik yang mereka miliki.Oleh karena itulah, saat ini berbagai pabrikan mobil gencar mengembangkan mobil autonomous, yaitu mobil yang saling terkoneksi satu sama lain, yang mana nantinya tidak lagi diperlukan pengemudi di masing-masing mobil yang mengaspal di jalan raya.

Langkah ini merupakan salah satu cara pabrikan menjawab perubahan tren yang berkembang, sehingga mobil tetap menjadi kebutuhan yang relevan di masyarakat modern di masa datang.

Hal inilah yang terjadi sekarang. Semuanya semakin saling terkoneksi. Interaksi manusia sudah digantikan dengan teknologi, mulai dari berinteraksi sosial, bekerja, hingga pada cara
berkomuter dari satu tempat ke tempat lain.

Teknologi yang menawarkan kepraktisan dianggap lebih sesuai di jaman sekarang dibandingkan harus membebani diri sendiri dengan memiliki mobil.

“Saat ini merupakan masa transisi dalam industri otomotif dunia. Pandangan masyarakat makin berubah menjadi lebih praktis dan instan dikarenakan perkembangan teknologi dan tuntutan
kesibukan. Masyarakat sudah semakin bergantung pada teknologi dan internet," jelas Gunnar Rentzsch, Co-Founder Carmudi Indonesia.

Tren ini, menurut Gunnar, sebenarnya sudah terjadi beberapa tahun lebih dulu di negara maju seperti Eropa, dan Carmudi sudah memprediksinya. Kebutuhan masyarakat semakin terkoneksi dengan internet termasuk dalam jual beli kendaraan, dan Carmudi hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengintip Kecanggihan Toyota Woven City Kota Masa Depan Berbasis AI untuk Mobilitas Global

Mengintip Kecanggihan Toyota Woven City Kota Masa Depan Berbasis AI untuk Mobilitas Global

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 13:21 WIB

Auto2000 Pacu Kreativitas Anak Muda Kembangkan Mobil Masa Depan Toyota

Auto2000 Pacu Kreativitas Anak Muda Kembangkan Mobil Masa Depan Toyota

Otomotif | Senin, 16 Desember 2024 | 18:57 WIB

Negara Maju vs Negara Berkembang: Perbedaan Pandangan Soal Mobil Masa Depan

Negara Maju vs Negara Berkembang: Perbedaan Pandangan Soal Mobil Masa Depan

Otomotif | Selasa, 15 Oktober 2024 | 12:02 WIB

Mobil Listrik Bakal Nge-Tren di Indonesia, Ini Sejumlah Dukungan yang Dilakukan KB Bukopin

Mobil Listrik Bakal Nge-Tren di Indonesia, Ini Sejumlah Dukungan yang Dilakukan KB Bukopin

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2022 | 12:43 WIB

Terkini

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

×