Ada Alat Bisa Bobol Mobil Canggih, AS Peringatkan Konsumen

Yazir Farouk, Insan Akbar Krisnamusi

Kamis, 08 Desember 2016 | 13:20 WIB
Ada Alat Bisa Bobol Mobil Canggih, AS Peringatkan Konsumen
Perangkat Relay Attack [/dok.USA Today]

Suara.com - Sebuah organisasi non-profit Amerika Serikat memperingatkan konsumen mengenai alat yang dapat digunakan untuk membobol mobil-mobil berteknologi keyless entry dan start/stop button yang canggih. Alat tersebut mampu membobol setengah dari total mobil yang dites.

Alat tersebut, berdasarkan keterangan resmi The National Insurance Crime Bureau (NICB), bernama Relay Attack. Pernyataan pers NICB diberitakan USA Today pada Kamis (8/12/2016).

Relay Attack sendiri terdiri dari dua buah kotak hitam yaitu Device Key Fob Relay Box dan Vehicle Side Relay Box.

NICB mengaku membeli perangkat itu dari korporasi asing pihak ketiga yang bergerak di bidang peralatan keamanan. Alat tersebut dibuat dengan target konsumen para pabrikan dan organisasi-organisasi sekuritas lain untuk mengetes tingkat keamanan kendaraan.

Relay Attack bekerja dalam beberapa tahapan. Pertama, Device Key Fob Relay Box akan menangkap sinyal kunci-kunci mobil canggih itu yang berada dalam jarak 3 meter di sekitarnya. Device Key Fob Relay Box lalu menyalurkan sinyal ke Vehicle Side Relay Attack.

Vehicle Side Relay Attack kemudian dapat membuka berbagai mobil keyless entry yang sinyalnya tertangkap, juga menyalakan mesin secara normal dengan memencet Start/Stop Button.

NICB mengetes 35 mobil dari berbagai model dan merek, baru maupun bekas, dan dapat membuka 19 di antaranya. Dari 19 mobil yang dapat dibuka, 18 di antaranya bisa dinyalakan serta dibawa kabur.

"Kita sekarang telah melihat bahwa alat itu bekerja. Meskipun tak berpengaruh pada semua model dan merek mobil, tapi jumlahnya sudah cukup untuk membuat para pencuri melakukan aksi dengan mudah," kata Chief Executive Officer NICB Joe Wehrle.

"Dan bagian menakutkannya adalah, tidak ada penjelasan atau peringatan dini dari pabrikan kepada pemilik (soal seberapa jauh tingkat keamanan mobil)," ucap dia lagi.

baca juga

NICB pun mendesak para pabrikan untuk lebih memperhatikan keamanan siber dari kendaraan produksi mereka di era digitalisasi kendaraan yang makin cepat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron

Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron

Kalbar | Kamis, 10 September 2026 | 09:02 WIB

Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang

Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 09:00 WIB

Prabowo Lepas 430 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026

Prabowo Lepas 430 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 09:00 WIB

Dony Oskaria Dengar Sewa Gedung Telkom oleh BGN di Atas Harga Pasar

Dony Oskaria Dengar Sewa Gedung Telkom oleh BGN di Atas Harga Pasar

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 08:59 WIB

800 Aset Pemprov Sultra Diduga Bermasalah, Kejati Turun Tangan

800 Aset Pemprov Sultra Diduga Bermasalah, Kejati Turun Tangan

Sulsel | Kamis, 10 September 2026 | 08:57 WIB

Yohanis Agabi Mahuze: Jangan Biarkan Adat Malind Maklew Terputus di Tengah Zaman

Yohanis Agabi Mahuze: Jangan Biarkan Adat Malind Maklew Terputus di Tengah Zaman

Jakarta | Kamis, 10 September 2026 | 08:45 WIB

KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Bogor Mulai Hari Ini

KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Bogor Mulai Hari Ini

News | Kamis, 10 September 2026 | 08:43 WIB

Saat Penerbangan Terganggu, Bus AKAP Jadi Solusi Penyelamat Perjalanan

Saat Penerbangan Terganggu, Bus AKAP Jadi Solusi Penyelamat Perjalanan

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 08:39 WIB

Ulasan Buku Krakatau: Ketika Dunia Meledak, Kisah Letusan Dahsyat 1883

Ulasan Buku Krakatau: Ketika Dunia Meledak, Kisah Letusan Dahsyat 1883

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 08:35 WIB

Bulog Cirebon Kawal Bantuan Pangan ke Masyarakat, Pastikan Beras Diterima Penerima yang Berhak

Bulog Cirebon Kawal Bantuan Pangan ke Masyarakat, Pastikan Beras Diterima Penerima yang Berhak

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 08:25 WIB

×