Di Beijing Banyak Orang Menikah Demi Pelat Nomor Mobil

Liberty Jemadu

Selasa, 21 Maret 2017 | 20:00 WIB
Di Beijing Banyak Orang Menikah Demi Pelat Nomor Mobil
Lalu-lintas di jalanan kota Beijing, Cina pada Desember 2015 (Shutterstock).

Suara.com - Di Beijing, Ibu Kota Cina, alasan untuk menikah kini bukan hanya karena cinta, memiliki keturunan, atau karena dorongan ekonomi. Pasangan di kota ini kini bisa menikah hanya karena butuh nomor pelat mobil.

Sebagai salah satu pasar mobil terbesar di dunia, jutaan orang bisa membeli kendaraan roda empat di Cina. Tetapi tidak setiap orang bisa memperoleh pelat nomor.

Di Beijing pelat nomor mobil diundi enam kali setahun. Dalam undian terakhir di Februari kemarin, peluang untuk memperoleh pelat nomor adalah 0,1269 persen!

Untuk mengakali aturan ini, para pemilik mobil tanpa pelat nomor memilih untuk menikah dengan orang-orang yang beruntung memenangkan undian. Ini karena aturan di Beijing melarang penjualan pelat nomor, tetapi membolehkannya diserahkan kepada suami atau istri.

Salah satu warga Beijing yang memilih untuk mencari istri demi pelat nomor adalah Liu. Lelaki asal Xinjiang yang sudah menetap di Ibu Kota itu memasang sebuah iklan online, untuk mencari pasangan pemilik pelat nomor yang bersedia pura-pura menikah dengannya.

Liu, yang hanya bersedia memberi nama depannya, mengaku sudah tiga tahun berusaha memperoleh pelat nomor tetapi selalu gagal.

"Banyak orang melakukan ini di dunia maya. Banyak rekan saya yang berhasil memperoleh pelat nomor dengan cara ini," kata Liu seperti yang diberitakan Wall Street Journal, Senin (20/3/2017).

Meski dilarang, iklan-iklan jual beli pelat nomor banyak berseliweran di forum online khusus pelat nomor mobil di Beijing. Sementara di media sosial Cina, QQ, ada sekitar 20 kelompok chat jual beli pelat nomor dan di dalamnya ada ratusan orang yang mencari calon istri demi pelat nomor.

Harga pelat nomor yang dijual di forum-forum online berkisar di antara 80.000 sampai 90.000 yuan, setara dengan pendapatan rata-rata setahun warga Beijing pada 2015.

Jumlah mobil di Beijing kini mendekati 6 juta unit. Untuk menekan pertumbuhan kendaraan, pemerintah Cina memberlakukan sistem pengundian pelat nomor pada 2011.

Ini rupanya menjadi ladang bisnis bagi sebagian orang. Salah satunya Tong, karyawan perusahaan teknologi di Beijing. Ia memperoleh pelat nomor pada 2010, sebelum sistem undian diberlakukan. Ia pindah dari Beijing tahun lalu dan sedang berusaha menjual pelat nomor mobilnya.

Dalam iklan yang dipasang di internet, Tong, yang berusia 35 tahun, menawarkan diri untuk menikah dengan orang yang bersedia membayar pelat nomornya seharga 110.000 yuan.

Sebagai lelaki berstatus duda, Tong mengatakan tak ada masalah yang menghalanginya untuk menikah lagi. Tetapi bagi Liu, masalahnya lebih rumit.

"Ini akan mempengaruhi hubungan dengan istri saya," kata Liu yang memang sudah menikah.

Tetapi ia sudah punya skenario sendiri. Ia akan bercerai dengan istrinya, menikahi pemilik pelat, membelinya, lalu bercerai lagi, dan kemudian menikah kembali dengan istri pertamanya.

"Tetapi kami punya hubungan yang sangat baik, sehingga kami tak peduli. Kami berdua tahu bahwa perceraian ini hanya demi pelat nomor," ujar Liu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lexus Milik Yai Mim Disorot, Berapa Biaya Bikin Pelat Nomor Cantik Mobil?

Lexus Milik Yai Mim Disorot, Berapa Biaya Bikin Pelat Nomor Cantik Mobil?

Otomotif | Kamis, 09 Oktober 2025 | 14:24 WIB

Terkini

3 Weton Sakti Idu Geni, Konon Ucapannya Sering Jadi Kenyataan

3 Weton Sakti Idu Geni, Konon Ucapannya Sering Jadi Kenyataan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 06:10 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus HGB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus HGB

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 06:00 WIB

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 05:30 WIB

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 01:44 WIB

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 00:08 WIB

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 23:57 WIB

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:51 WIB

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:25 WIB

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

×