Jalan Raya di Negara-negara Ini Bisa Menjadi Landasan Jet Tempur

Liberty Jemadu

Selasa, 18 April 2017 | 19:43 WIB
Jalan Raya di Negara-negara Ini Bisa Menjadi Landasan Jet Tempur
Pesawat-pesawat tempur Singapura sedang berlatih terbang di Jalan Lim Chu Kang pada November 2016 lalu (AFP/Roslan Rahman).

Suara.com - Jika dilihat sekilas, tak ada yang istimewa dari jalan tol A44 yang menghubungkan antara dua kota industri, Rhine dan Ruhr di Jerman bagian tengah.

Tetapi jika diperhatikan seksama, akan terlihat ada yang aneh dari jalan bebas hambatan itu, khususnya pada bagian yang berdekatan dengan sebuah kota kecil bernama Buren.

Di ujung sebuah tikungan panjang, jalanan mendadak membentang lurus dan rata. Dari ujung tikungan yang sama, sebidang tanah di tengah jalan yang ditumbuhi rumput dan berfungsi untuk memisahkan jalur dengan arah berbeda di jalan tol itu hilang digantikan aspal biasa.

Sementara di sisi jalan tol itu terlihat sebuah tempat parkir luas yang biasa digunakan oleh para pengemudi untuk beristirahat sejenak.

Jangan tertipu, itu adalah landasan udara rahasia militer Jerman. Jika pecah perang, maka sepotong jalan tol dekat Buren ini akan berubah menjadi landasan udara darurat bagi pesawat militer.

Jerman bukan satu-satunya negara yang punya fasilitas tempur merangkap jalan tol seperti ini. Swiss, Polandia, Finlandia, Taiwan, dan dua tetangga kita Singapura juga punya jalan tol yang bisa berubah fungsi menjadi landasan jet tempur.

Finlandia setiap tahun menggelar uji coba menerbangkan dan mendaratkan pesawat di jalan-jalan tolnya. Tahun lalu, Finlandia bahkan mengundang pesawat-pesawat tempur Swedia untuk mendarat di jalanan utama sebelah utara ibu kota Helsinki dalam sebuah latihan.

Di Findlandia bukan hanya jalanan yang dimodifikasi agar bisa berfungsi sebagai landasan pacu, tetapi pesawat-pesawat tempurnya juga dimodifikasi sehingga cocok untuk dioperasikan di jalan raya.

"Sayap-sayap pesawat bisa dilipat saat berjalan di jalanan yang sempit," bunyi sebuah pernyataan Angkatan Udara Finlandia seperti dikutip Fox News.

Berbeda dengan Finlandia, pesawat tempur di Singapura bahkan bisa mendarat di jalan raya yang berdekatan dengan pemukiman. Tahun lalu, Angkatan Udara Singapura menggelar uji coba di jalan-jalan urban.

Singapura hanya butuh 48 jam untuk memindahkan lampu-lampu lalu-lintas, lampu jalan, halte bus, dan rambu lalu-lintas agar jalan-jalan di kota itu bisa digunakan sebagai landasan udara.

"Sebanyak 110 kru mengubah Jalan Lim Chu kang yang sepanjang 2,5 kilometer dan selebar 24 meter menjadi landasan pacu," kata Menteri Pertahanan Singapura, Ng Eng Hen pada November tahun lalu.

"Mudah diucapkan, sukar dikerjakan," imbuh dia.

Landasan pacu pesawat di jalan raya itu juga dibekali dengan menara kendali mobile, lampu runway, penanda jarak, dan arrestor gear, seuntai kawat yang dirancang khusus untuk membantu sistem pengereman pesawat.

Jalan raya yang bisa diubah menjadi landasan pacu pesawat tempur pertama kali dibangun di Jerman pada era Perang Dingin.

Pada 1984 poros sekutu NATO menggelar latihan militer dengan meggunakan sebuah jalan tol dekat Ahlhorn, Jerman bagian barat sebagai landasan pacu pesawat tempur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Macet Panjang Masih Terjadi Jalan Raya Cakung-Cilincing, Kendaraan Dialihkan ke U-Turn Polsek

Macet Panjang Masih Terjadi Jalan Raya Cakung-Cilincing, Kendaraan Dialihkan ke U-Turn Polsek

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 10:10 WIB

Tak Lagi Bisnis Gedung, Waskita Fokus di Jalan Tol

Tak Lagi Bisnis Gedung, Waskita Fokus di Jalan Tol

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:15 WIB

Transformasi Jasa Marga Kian Agresif, Fokus Ciptakan Nilai Berkelanjutan dan Pengalaman Pelanggan

Transformasi Jasa Marga Kian Agresif, Fokus Ciptakan Nilai Berkelanjutan dan Pengalaman Pelanggan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 04:20 WIB

Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi

Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:50 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:38 WIB

Iran Ancam Jet Tempur Amerika Serikat Lewat di Udara Selat Hormuz

Iran Ancam Jet Tempur Amerika Serikat Lewat di Udara Selat Hormuz

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:55 WIB

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:04 WIB

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

Terkini

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:13 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

×