"Hypercar" Penerus LaFerrari Akan Muncul Sebelum 2022

Arsito Hidayatullah | Insan Akbar Krisnamusi | Suara.com

Selasa, 09 Mei 2017 | 20:05 WIB
"Hypercar" Penerus LaFerrari Akan Muncul Sebelum 2022
Mobil sport mewah LaFerrari. (Shutterstock)

Suara.com - LaFerrari bisa dikatakan adalah hypercar tercepat dan terganas yang dimiliki oleh Ferrari saat ini. Kini, penerus LaFerrari dinyatakan bakal muncul sebelum 2022.

Chief Technology Officer Ferrari, Michael Leiters, seperti diwartakan laman Autocar pada Senin (8/5/2017), mengungkapkan bahwa pabrikan asal Italia tersebut sebentar lagi akan mulai mengerjakan sang penerus LaFerrari. Hal itu dilakukan setelah mereka kelar memperbarui strategi perencanaan produk jangka menengah, juga riset dan pengembangan yang sedang dilakukan saat ini.

"Saat kami sudah mendefinisikan roadmap baru kami untuk teknologi dan inovasi, kami selanjutnya akan melihat pada model pengganti LaFerrari," kata Leiters.

Roadmap Ferrari sendiri, lanjut dia, diperkirakan selesai dalam enam bulan. Oleh karena itu, ia memperkirakan bahwa suksesor LaFerrari kemungkinan bisa diwujudkan sebelum 2022.

"Tebakan saya, hypercar edisi terbatas itu bisa terjadi sekitar tiga hingga selambat-lambatnya lima tahun dari sekarang. Rencana kami juga adalah memastikan teknologi yang digunakan di hypercar selanjutnya akan bisa diturunkan pula di lini model yang lain," papar dia.

Leiters sendiri belum bisa mendefinisikan seperti apa hypercar yang lebih hebat dari LaFerrari. Akan tetapi, ia memastikan bahwa hypercar itu tidak akan menggunakan mesin mobil balap Formula One (F1).

"Model F50 kami sudah menggunakan mesin F1. Tapi di situ banyak bagian yang harus diubah," tegas dia.

LaFerrari sendiri cuma dibuat sebanyak 499 unit. Dapur pacunya memadukan mesin bensin 6.262 cc V12 yang memproduksi tenaga 800cv dengan motor listrik yang mengeluarkan daya 163cv. Total tenaga yang dihasilkan dari teknologi hibrida Ferrari ini adalah 960cv.

Akselerasi 0-100 km/jam bisa digapai LaFerrari dalam waktu di bawah 3 detik, dengan kecepatan 0-200 km/jam disentuh sebelum 7 detik. Sementara itu, kecepatan puncaknya lebih dari 350 km/jam.

Ferrari juga membuat versi atap terbukanya yang diberi nama LaFerrari Aperta dan hanya dibuat sebanyak 200-an unit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ferrari Bekas Trump Laku Dilelang Seharga Rp3,6 Miliar

Ferrari Bekas Trump Laku Dilelang Seharga Rp3,6 Miliar

Otomotif | Minggu, 02 April 2017 | 11:45 WIB

Ferrari Hantam Lubang, Pemiliknya Tuntut Pemerintah Rp165 Juta

Ferrari Hantam Lubang, Pemiliknya Tuntut Pemerintah Rp165 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Maret 2017 | 13:57 WIB

Wah, Jenazah Pendiri Ferrari Hampir Saja Disandera Geng Kriminal

Wah, Jenazah Pendiri Ferrari Hampir Saja Disandera Geng Kriminal

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 13:31 WIB

Terkini

Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas

Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 20:05 WIB

Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis

Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 18:50 WIB

Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas

Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 18:00 WIB

5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang

5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 17:20 WIB

Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri

Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 17:10 WIB

Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama

Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 16:58 WIB

Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru

Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:56 WIB

Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?

Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:49 WIB

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:35 WIB

Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil

Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 14:55 WIB