Skutik Listrik Murah Gesits Sudah Dipesan 50 Ribu Unit

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Rabu, 07 Juni 2017 | 13:07 WIB
Skutik Listrik Murah Gesits Sudah Dipesan 50 Ribu Unit
Motor listrik Indonesia, Gesits. [Gesits]

Suara.com - Skuter otomatis (skutik) listrik murah buatan Indonesia, Gesits, diklaim telah membukukan pemesanan sebanyak sekitar 50 ribu unit. Jumlah ini adalah separuh dari kapasitas produksi yang disiapkan untuk Gesits.

Gesits diperkenalkan secara perdana pada Mei 2016 sebagai hasil pengembangan PT. Garansindo Inter Global dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Saat itu, yang diperlihatkan kepada publik barulah prototipenya.

Pemesanan Gesits pun dibuka, baik lewat jalur online maupun offline dengan harga di bawah Rp20 juta. Versi produksinya dijadwalkan dirakit massal dan mulai dijual pada awal 2018.

"Saat ini kami sudah punya secure order (pemesanan) 40-50 ribu untuk Gesits," kata Chief Executive Officer PT. Garansindo Inter Global Muhammad Al Abdullah, dalam acara buka puasa bersama media, Selasa (6/6/2017) malam di Jakarta.

Mayoritas dari jumlah tersebut, menurut Muhammad, adalah korporasi.

"Dari Telkom, Pemerintah Daerah Bali, Kadin Bali, perusahaan-perusahaan," ujarnya mencontohkan.

Saat sudah mulai dijual pada 2018 nanti, kapasitas produksi untuk Gesits yang sudah disiapkan, menurut Muhammad, ialah 100 ribu unit setahun. Akan tetapi, ia masih merahasiakan lokasi perakitannya, juga siapa perakitnya.

Adapun dua daerah utama yang disasar oleh Gesits di awal sepak terjangnya di Indonesia ialah Pulau Jawa dan Pulau Bali.

"Kita enggak bisa pungkiri kalau Jawa-Bali punya kontribusi terbesar di semua sektor otomotif dua roda," tukas Muhammad.

baca juga

Alasan kedua disasarnya pasar itu ialah infrastruktur yang relatif sudah jauh lebih lengkap dibandingkan wilayah lain. Direktur Operasional PT. Gesits Technologies Indo Rahmat Septriwan mencontohkan, di sekitar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, hingga Kepulauan Seribu saja PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah memiliki 900 Stasiun Pengisian Listrik Umum.

"Dalam sebulan-dua bulan, SPLU itu bisa dikonversikan menjadi pengisian daya motor listrik," ujar Rahmat menyinggung kerja sama Gesits dengan PLN.

Prototipe Gesits dipersenjatai baterai ion-lithium berkapasitas 5.000 Wh, dengan waktu pengisian daya baterai 3-4 jam dari kosong hingga penuh, jarak tempuh 80-100 km, serta kecepatan maksimal 100 km/jam. Motor listriknya memiliki spesifikasi 96 volt DC, 3.000 rpm, yang sanggup menggelontorkan daya 5 kW dan torsi 15 Nm.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Motor Listrik Gesits Dijual di 2018, Harga di Bawah Rp20 Juta

Motor Listrik Gesits Dijual di 2018, Harga di Bawah Rp20 Juta

Otomotif | Rabu, 07 Juni 2017 | 12:07 WIB

Motor Listrik Gesits Berjuang untuk Bisa Tampil di EICMA 2017

Motor Listrik Gesits Berjuang untuk Bisa Tampil di EICMA 2017

Otomotif | Rabu, 07 Juni 2017 | 10:58 WIB

Motor Listrik Baru Masuk Pasar Indonesia Setelah 2022

Motor Listrik Baru Masuk Pasar Indonesia Setelah 2022

Otomotif | Sabtu, 18 Maret 2017 | 11:52 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×