Alasan Filipina Jadi Tujuan Ekspor Pertama Mitsubishi Xpander

Vania Rossa, Insan Akbar Krisnamusi

Rabu, 07 Februari 2018 | 19:00 WIB
Alasan Filipina Jadi Tujuan Ekspor Pertama Mitsubishi Xpander
Mitsubishi Indonesia Ekspor Perdana Xpander ke Filipina. (suara.com/Insan Akbar Krisnamusi)

Suara.com - Filipina menjadi tujuan ekspor pertama Mitsubishi Xpander yang dirakit di Indonesia mulai Mei nanti. Filipina dipilih karena kebutuhan terhadap multi purpose vehicle (MPV) di negara tersebut relatif lebih tinggi dibandingkan negara-negara lainnya.

"Permintaan untuk MPV di sana cukup tinggi dibandingkan jika dibandingkan dengan negara lainnya," ujar Presiden Direktur PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), Takao Kato, dalam kunjungan pabrik di Cikarang, Bekasi pada Rabu (7/2/2018).

MMKI adalah operator pabrik Mitsubishi di Nusantara yang beroperasi sejak April 2017 dan memiliki kapasitas produksi total 160 ribu unit per tahun. Pabrik itu merakit tiga model yaitu Pajero Sport (30 ribu unit per tahun, produksi sejak April 2017), Xpander (80 ribu, September 2017), serta Colt L-300 (30 ribu, 2018).

Adapun distribusi dan penjualan mobil Mitsubishi di Tanah Air diserahkan pada PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Lebih lanjut, Presiden Direktur MMKSI, Kyoya Kondo, menjelaskan bahwa alasan kedua Filipina dipilih adalah posisi Mitsubishi yang kuat dan memiliki performa penjualan bagus di sana. "Kami (Mitsubishi) merek nomor dua terlaris di sana," ujarnya.

Dari total kapasitas produksi Xpander di pabrik Cikarang yang berjumlah 80 ribu unit per tahun, sebanyak 20 ribu unit di antaranya disiapkan untuk ekspor. Setelah Filipina, Xpander akan dikapalkan ke Thailand di semester dua nanti, disusul oleh Vietnam.

Setelah pasar ekspor utama Xpander di Asia Tenggara kelar dipenetrasi, ekspansi dilanjutkan ke Amerika Selatan dan Afrika. Namun, belum diketahui kapan ekspor ke dua region itu akan dilakukan.

Kapasitas produksi Xpander di pabrik Cikarang sendiri mulai Februari ini sudah bisa lebih maksimal, mencapai 9.000-10.000 unit per bulan. Sebanyak 25 persen di antaranya untuk memenuhi ekspor.

Sebelumnya, pada September-Desember 2017, pabrik baru yang belum bisa bekerja maksimal itu kewalahan memenuhi permintaan Xpander di Indonesia yang melebihi perkiraan Mitsubishi. Hasilnya, dari total inden lebih dari 50 ribu unit sampai akhir tahun, distribusi Xpander ke pasar domestik selama empat bulan itu hanyalah 13.070 unit.

baca juga

Ekspor yang awalnya ingin dimulai pada Februari pun diundur hingga Mei demi memenuhi permintaan domestik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mitsubishi Indonesia Ekspor Perdana Xpander ke Filipina Mulai Mei

Mitsubishi Indonesia Ekspor Perdana Xpander ke Filipina Mulai Mei

Otomotif | Rabu, 07 Februari 2018 | 16:54 WIB

Mitsubishi Tambah Produksi Xpander Hingga 10 Ribu Unit per Bulan

Mitsubishi Tambah Produksi Xpander Hingga 10 Ribu Unit per Bulan

Otomotif | Rabu, 07 Februari 2018 | 14:23 WIB

Mitsubishi Xpander Raih 4 Bintang Tes Keamanan ASEAN NCAP

Mitsubishi Xpander Raih 4 Bintang Tes Keamanan ASEAN NCAP

Otomotif | Selasa, 06 Februari 2018 | 08:58 WIB

Terkini

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:38 WIB

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Bali | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School

BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 16:34 WIB

Prosedur Ekspor SDA Tak Berubah Meski Lewat DSI

Prosedur Ekspor SDA Tak Berubah Meski Lewat DSI

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 16:31 WIB

DPR Desak Polisi Ungkap Dalang di Balik Penyadapan Prabowo

DPR Desak Polisi Ungkap Dalang di Balik Penyadapan Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:29 WIB

Formula dan Kemasan Baru, Intip Kandungan Bedak Tabur Fanbo Acne Rescue

Formula dan Kemasan Baru, Intip Kandungan Bedak Tabur Fanbo Acne Rescue

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 16:29 WIB

Kemen PPPA: Jangan Sampai Perempuan Bertahan dalam Hubungan Berbahaya karena Tak Punya Uang

Kemen PPPA: Jangan Sampai Perempuan Bertahan dalam Hubungan Berbahaya karena Tak Punya Uang

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:28 WIB

Dukung Pendidikan, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Keistimewaan di Sequoia School

Dukung Pendidikan, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Keistimewaan di Sequoia School

Sumsel | Jum'at, 06 November 2026 | 16:24 WIB

×