Ingin Menghalau Rusa? Jangan Pakai Lampu Sorot

Sabtu, 26 Mei 2018 | 18:24 WIB
Ingin Menghalau Rusa? Jangan Pakai Lampu Sorot
Rusa peka oleh suara dan cahaya. Bila disorot lampu terang, reaksi mereka bukannya lari [Shutterstock]

Suara.com - Berkendara malam melewati hutan atau kawasan wisata yang kaya akan penghuni hutan kadang mendatangkan kejutan. Seekor rusa melompat ke tengah jalan, dan bila diusir dengan lampu sorot malahan diam terpaku.

Ada masukan untuk meniup peluit. Namun yang terjadi justru rusa melompat semakin dekat. Ini pengalaman dari paman Maegan Yeary, asal Pittsburgh, Amerika Serikat. Akibatnya, moncong mobil pun menumbuk si satwa.

Siswi dari J.W. Nixon High School di Laredo, Texas, ini pun merancang alat pengusir akustik bagi rusa yang ingin mendekat ke mobil. Konsepnya adalah menghasilkan suara bernada jauh lebih tinggi dari yang bisa didengar manusia.

Hasilnya kemudian dipresentasikan dalam kejuaraan Intel International Science and Engineering Fair (ISEF), dengan hadiah mencapai hampir 5 juta dolar Amerika. 

Rusa dan manusia mendengar dengan cara berbeda, meski dua spesies ini memiliki telinga yang mampu mendeteksi gelombang suara, diukur dalam satuan hertz, yaitu  jumlah gelombang, atau siklus, per detik.

Manusia mendeteksi suara dalam kisaran 20 hingga 20.000 hertz. Sedangkan rusa bisa mendeteksi suara yang lebih tinggi, antara 250 hingga 30.000 hertz. Ini berarti rusa mampu mendengar nada jauh di atas kemampuan telinga manusia.

Peluit yang ditiup paman Maegan berada di kisaran 14.000 hertz. Maknanya, manusia mampu mendengarnya, bunyinya menjengkelkan, sementara rusa pun tidak takut.

Kurun tiga bulan, Maegan melakukan eksperimen terhadap rusa di kawasan sekitar tempatnya tinggal, menggunakan  pengirim suara berfrekuensi gelombang tertentu. 

Ia menguji pemakaian frekuensi sekitar 4.000, 7.000, 11.000, dan 25.000 hertz untuk melihat bagaimana rusa merespons. Satwa ini  bisa mendengar frekuensi rendah sebagai "dering", sementara yang tinggi seperti "gebrakan".

Baca Juga: 5 Makanan Sehat Ini Ternyata Mengandung Racun

"Pada frekuensi 25.000 hertz,  rusa “pergi begitu saja”," jelasnya. "Jaraknya juga mesti cukup dekat, tidak lebih dari 30 meter dari satwa ini."  

Harapannya, kelak di tepi jalan-jalan raya yang berpotensi didatangi rusa akan dipasang peranti pengusir dengan frekuensi tinggi ini. Sehingga mengurangi risiko rusa tertabrak, sekaligus pengemudi mobil tidak menekan klakson atau menyorotkan lampu terang-benderang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI