Yuk, Coba Pengalaman VR Honda di GIIAS 2018

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 08 Agustus 2018 | 16:00 WIB
Yuk, Coba Pengalaman VR Honda di GIIAS 2018
Pengunjung mencoba headset dan peranti VR Honda Sensing di Pameran GIIAS 2018, ICE BSD, Tangerang [Suara.com/Muhaimin A Untung].

Suara.com - Selain kendaraan roda empat (R4) dan roda dua (R2) lansiran terbaru serta produk konsep, GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2018 adalah "ladang" informasi terkini berkait dunia otomotif serta segala unsur pendukungnya. Termasuk teknologi Virtual Reality (VR).

Silakan melangkah ke booth Honda di Hall 10 GIIAS 2018 di ICE, BSD City, Tangerang, Banten dan pilih saja bagian Honda Sensing VR Experience.

Wahana yang tersedia di sana adalah kendaraan unik mirip boom boom car, dengan warna bodi serba putih (khas diterapkan kepada concept car serta produk R4 di Jepang, pada umumnya), serta jok nyaman, dilengkapi headset dan kamera khusus VR yang dipasang pada mata.

Dalam sistem operasionalnya, Honda Sensing melibatkan millimeter-wave radar dan monocular camera. Pandangan Anda bakal seluas 360 derajat dan tunggangan tak beroda ini siap "membawa" penumpang melaju, dengan sensitivitas mendeteksi kendaraan di depan, pejalan kaki, serta berbagai elemen lain di jalan raya.

Ada beberapa fitur bisa dicoba, seperti Road Departure Mitigation (RDM), Lane Keeping Assist System (LKAS), Collision Mitigation Brake System (CMBS), serta Adaptive Cruise Control (ACC).

Rasakan pengalaman VR Honda Sensing di GIIAS 2018 [Suara.com/Muhaimin A. Untung].
Rasakan pengalaman VR Honda Sensing di GIIAS 2018 [Suara.com/Muhaimin A. Untung].

Fitur pertama membawa pengunjung di soal RDM. Saat kendaraan kita bakal menyimpang dari jalur seharusnya, monocular camera mendeteksi garis di atas jalan raya yang terdiri atas garis lurus atau putus-putus, lantas menampilkan peringatan pada dasbor dan kemudi bergetar untuk semakin menggugah kepekaan pengemudi.

Paduannya adalah LKAS, di mana monocular camera akan mendeteksi garis jalan raya dan menyediakan bantuan kemudi untuk menjaga mobil tetap berada di jalur, serta mengurangi beban dari pengemudi.

Selanjutnya, fitur ACC. Sebuah temuan berguna yang sudah mulai diaplikasikan pada beberapa produk R4 zaman now. Yaitu bagaimana sebuah tunggangan mengukur jarak dan kecepatan dengan kendaraan di depannya. Sehingga bila mobil di depan mengurangi kecepatan, maka tunggangan Honda Sensing akan berakselerasi mengikuti kecepatan itu.

Fungsi berikutnya adalah fitur CMBS. Bila terjadi kendaraan di depan Anda berhenti secara tiba-tiba, sistem secara otomatis mendeteksi dan membantu menghindari tabrakan. Termasuk bila ada kejadian seseorang nyelonong ke lintasan atau jalur kendaraan Anda.

baca juga

Sungguh, pengalaman berkendara Honda Sensing menjanjikan Anda petualangan di masa depan. Semuanya tersaji dengan teknologi VR.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jual - Beli Mobil Online Alami Peningkatan

Jual - Beli Mobil Online Alami Peningkatan

Otomotif | Rabu, 08 Agustus 2018 | 13:00 WIB

DFSK Glory 580 Terima Respon Positif di GIIAS 2018

DFSK Glory 580 Terima Respon Positif di GIIAS 2018

Otomotif | Rabu, 08 Agustus 2018 | 12:00 WIB

Setelah Liputan GIIAS 2018, Vlogger Kevin Hendrawan Ingin ke Sini

Setelah Liputan GIIAS 2018, Vlogger Kevin Hendrawan Ingin ke Sini

Otomotif | Rabu, 08 Agustus 2018 | 09:00 WIB

Begini, 4 Tips Hemat Baterai Gawai

Begini, 4 Tips Hemat Baterai Gawai

Tekno | Rabu, 08 Agustus 2018 | 07:00 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

×