Ini Dia: Tips Aman Berkendara R2 Saat Musim Hujan

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 17 Oktober 2018 | 06:30 WIB
Ini Dia: Tips Aman Berkendara R2 Saat Musim Hujan
Ilustrasi bermotor dalam hujan [Shutterstock]

Suara.com - Memasuki bulan kesepuluh atau menjelang akhir tahun menandakan bahwa sebentar lagi akan memasuki musim hujan. Oleh sebab itu, para pengendara harus menyiapkan diri menghadapi derasnya hujan turun, terutama pengendara kendaraan roda dua (R2).

Berikut ini adalah tips berkendara aman R2 dari TMC Polda Metro Jaya:

1. Periksa semua lampu kendaraan

Apakah semua lampu di motor Anda berfungsi dengan baik? Lampu sangat bermanfaat membantu Anda melihat di jarak pandang yang terbatas karena hujan.

2. Periksa kondisi tekanan udara dalam ban

Juga kedalaman alur ban secara rutin minimal seminggu sekali. Kondisi tekanan ban yang cukup dan alur ban yang masih baik akan menghindari kendaraan melayang di atas air dan tergelincir (slip) pada saat hujan. Jangan mengambil risiko dengan menggunakan ban yang sudah tipis.

3. Periksa kondisi kontrol utama komponen kendaraan

Yaitu kemudi, pedal rem, gas maupun kopling apakah sudah dalam kondisi baik dan berikan perawatan ekstra selama musim hujan, karena berguna untuk mengantisipasi keadaan darurat atau akibat kesalahan orang lain yang bisa mengakibatkan kecelakaan.

4. Pergunakan alas kaki yang tidak licin

baca juga

Juga tahan air dan aman untuk berkendara. Dan persiapkan jas hujan yang berbentuk baju dan celana panjang, karena jas hujan seperti ini lebih aman dibandingkan berbentuk ponco.

5. Kurangi kecepatan saat mengendarai kendaraan

Karena saat hujan permukaan jalan menjadi licin akibat bercampurnya oli dengan air, dan kondisi ini membuat Anda rawan tergelincir.

Mengemudikan kendaraan dalam kondisi kecepatan lebih rendah akan membuat alur ban kendaraan Anda lebih banyak bersentuhan langsung dengan aspal dan membuat daya cengkeram ban lebih baik.

6. Jaga jarak aman

Yaitu antara kendaraan Anda dengan pengendara lain. Karena pada waktu hujan, jarak aman pengereman kendaraan membutuhkan jarak yang lebih jauh daripada kondisi jalan kering.

7. Jangan sembarangan menerobos genangan air

Karena biasanya dalam keadaan mengemudi, Anda tidak tahu kedalamannya. Bila genangan airnya terlalu dalam, hal ini bisa mengakibatkan kendaraan mogok atau terperosok ke dalam lubang yang mungkin ada di dalam genangan itu.

8.  Apabila terjebak banjir

Dan kendaraan mogok karena air masuk ke saluran pembuangan kendaraan, jangan menghidupkan mesin kembali.

Lebih baik didorong ketempat yang aman, karena dikhawatirkan sistem pengapian kendaraan mengalami hubungan pendek kelistrikan yang bisa membuat kendaraan terbakar.

Yosafat Diva Bayu Wisesa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keren: KTM Siap Lakukan Debut Duke 125

Keren: KTM Siap Lakukan Debut Duke 125

Otomotif | Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:00 WIB

Suzuki Akan Tampilkan Produk Andalannya di IMOS 2018

Suzuki Akan Tampilkan Produk Andalannya di IMOS 2018

Otomotif | Senin, 15 Oktober 2018 | 19:15 WIB

Kepolisian: Ciptakan Road Safety Zero Accident dengan Teknologi

Kepolisian: Ciptakan Road Safety Zero Accident dengan Teknologi

Otomotif | Minggu, 14 Oktober 2018 | 15:15 WIB

Terkini

Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat

Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?

Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:00 WIB

Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter

Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:15 WIB

Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta

Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:41 WIB

Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya

Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:30 WIB

CSI Banting Harga Chery E5, Turun Sampai Rp 40 Juta

CSI Banting Harga Chery E5, Turun Sampai Rp 40 Juta

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:10 WIB

Gaya Modifikasi Yamaha Gear Garapan Ghofar Hilman Jadi Sorotan di JFK 2026

Gaya Modifikasi Yamaha Gear Garapan Ghofar Hilman Jadi Sorotan di JFK 2026

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:45 WIB

Strategi Mobil Murah Daihatsu Dominasi Segmen Harga di Bawah Rp 300 Juta

Strategi Mobil Murah Daihatsu Dominasi Segmen Harga di Bawah Rp 300 Juta

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:10 WIB

Apa Itu BBM B50? Bahan Bakar Baru yang akan Diperkenalkan 1 Juli 2026

Apa Itu BBM B50? Bahan Bakar Baru yang akan Diperkenalkan 1 Juli 2026

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:12 WIB

Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control

Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:09 WIB