Kepolisian: Ciptakan Road Safety Zero Accident dengan Teknologi

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Minggu, 14 Oktober 2018 | 15:15 WIB
Kepolisian: Ciptakan Road Safety Zero Accident dengan Teknologi
Sejumlah kendaraan melintas di underpass Mampang-Kuningan, Jakarta, Selasa (26/6) [Suara.com].

Suara.com - Masih dalam rangkaian HUT Lalu-Lintas Bhayangkara yang ke-63 tahun, Korps Lalu-Lintas tak ada hentinya mengkampanyekan keselamatan di jalan raya.  Setelah mengadakan acara pameran Road Safety Zero Accident di Summarecon Mall Bekasi, kini giliran Mall Cilandak Town Square.

Sama seperti sebelumnya, pameran digelar selama 3 hari, Jumat - Minggu (12-14/10/2018), dan diisi beragam rangkaian acara. Pengunjung mall bisa bertanya langsung terkait safety di jalan raya. Mulai dari peraturan tata tertib berlalu lintas, angkutan umum hingga asuransi kecelakaan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budianto hadir sebagai salah satu pembicara. Menurutnya budaya tertib lalu lintas harus digaungkan lagi kepada generasi milenial saat ini.

Pendekatan yang dilakukan sangat berbeda dengan sebelumya, saat ini didominasi dengan pemanfaatan teknologi misalnya di media sosial. Meskipun cara konvensional tetap dilakukan seperti pemberian teori dan praktek safety riding dan driving.

"Kami secara periodik melakukan kegiatan-kegiatan misalnya safety riding dan safety driving, dalam kegiatan ini kami kombinasikan antara teori dan praktek di lapangan. Kedua, kami akan mengembangkan penegakan hukum yang didukung oleh elektronik. Kami sudah memasang beberapa kamera CCTV ANPR (Automatic Number Plate Recognition) di mana alat ini bisa langsung menangkap gambar atau meng-capture kendaraan yang melakukan pelanggaran lalu lintas," ujarnya saat talk show.

Dengan memanfaatkan teknologi ini, kami (pihak kepolisian) tidak akan bersentuhan langsung dengan pelanggar. CCTV bisa merekam serta meng-capture pelanggaran, pelat nomor kendaraan di lapangan kemudian terkoneksi di back office TMC Polda Metro Jaya.

Dari back office ada petugas dari Subdit Gakkum dan Regident yang mengecek database tadi. Data yang tersimpan di Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya nanti akan dianalisis petugas lalu diberi penilaian apakah terjadi pelanggaran atau tidak.

"Kalau memang melanggar, pasal apa yang dilanggar. Ini sekaligus mengurangi presepsi buruk yang selama ini ada polisi dalam hal berdamai dengan pelanggar," ujarnya.

Jika pengendara terbukti melakukan pelanggaran, polisi akan mengirimkan surat konfirmasi melalui email, WhatsApp atau langsung ke alamat pelanggar. Tujuannya untuk memvalidasi data diri pemilik kendaraan. Saat ini pihak Polda Metro Jaya sudah disosialisasikan mulai 1 Oktober 2018.

baca juga

"Kamera CCTV sudah kami pasang dibeberapa titik. misalnya di persimpangan patung kuda, sarina dan nantinya akan kita pasang di beberapa titik perempatan lain. Akan tetapi ini belum ada sanksi penegakan hukum. Saat ini yang dilakukan adalah sangsi sosial karena ini masih uji coba. Foto-foto pelanggar sementara kami publish di media cetak atau online termasuk di media sosial. Ini merupakan sangsi sosial bagi mereka.

"Dengan adanya kampanye Road Safety Zero Accident kami berharap bisa menekan angka kecelakaan yang cukup tinggi angkanya. Meskipun tahun ini mengalami penurunan," ujarnya

Seperti diketahui angka kecelakaan dari data Polda Metro Jaya, selama periode Januari - Desember 2017, korban kecelakaan lalu lintas mencapai 6.949 orang.  Meskipun angka itu menurun 4 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebanyak 7.200 orang.

Namun jika dilihat dari jumlahnya tentu angka tadi masih sangat tinggi. Pelanggaran lalu lintas menjadi penyebab utama timbulnya kecelakaan.

Pemberian suatu sanksi memang harus dilakukan, karena itu semua sudah tertuang dalam undang-undang.

Semua pihak baik masyarakat atau aparat kepolisian harus saling mendukung agar tercipta Zero Accident. Maka kesadaran individu dalam berlalu lintas itu sangat penting. Dengan begitu angka pelanggaran atau kecelakaan lalu lintas akan turun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teknologi Ini Diklaim Bisa Menjadi Pengganti Lampu Lintas

Teknologi Ini Diklaim Bisa Menjadi Pengganti Lampu Lintas

Otomotif | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 16:00 WIB

Honda Suntik Dana ke GM untuk Pengembangan Mobil Otonom

Honda Suntik Dana ke GM untuk Pengembangan Mobil Otonom

Otomotif | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 14:00 WIB

Volvo Tanamkan Sistem Kecerdasan Buatan untuk Mobil Otonom

Volvo Tanamkan Sistem Kecerdasan Buatan untuk Mobil Otonom

Otomotif | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 11:15 WIB

Terkini

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:31 WIB

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:26 WIB

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:23 WIB

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 20:22 WIB

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:15 WIB

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:10 WIB

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:08 WIB

×