Test Ride Yamaha R25: Lebih Ringan dan Bertenaga

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Test Ride Yamaha R25:  Lebih Ringan dan Bertenaga
Sebuah Yamaha R25 dipamerkan di Istanbul, Turki pada awal 2018 [Shutterstock].

Dites dengan ban khusus balap, terasa makin bertenaga. Manuver pun terasa mantap.

Suara.com - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memberikan kesempatan kepada para awak media untuk menjajal kemampuan Yamaha R25 melalui aktivitas media test ride yang berlangsung di Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat pada Kamis (8/11/2018).

Pada kesempatan ini tim Suara.com juga mendapat kesempatan langsung untuk merasakan kemampuan dari penantang Honda CBR250R dan Kawasaki Ninja 250 ini. Saat pertama kali menunggangi motor sport racikan Yamaha ini, langsung terasakan sensasi sebuah motor bertenaga besar.

Selama tiga putaran berlangsung, kami coba melakukan eksplorasi dan merasakan hal yang berbeda dari model sebelumnya. Dari sisi tunggangan, R25 terbaru rupanya terasa lebih nyaman dan menyatu dengan si pengendara.

Yamaha R25 tengah disiapkan untuk pengetesan di Sirkuit Sentul [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Yamaha R25 tengah disiapkan untuk pengetesan di Sirkuit Sentul [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Memasuki putaran pertama, kami sengaja tidak langsung tancap gas untuk merasakan sensasi berkendara layaknya di jalan perkotaan. Meski berbodi besar, motor ini ternyata cukup mengasyikkan untuk diajak bermanuver. Alhasil, setiap tikungan bisa dilalui dengan nyaman walaupun dengan kecepatan yang tidak biasa.

Dalam brosur yang disebar pihak Yamaha, Yamaha R25 baru ini memiliki dimensi panjang 2.090 mm, lebar 730 mm, tinggi 1.140 mm, dan jarak antar sumbu roda 1.380 mm. Motor mempunyai bobot 166 kg (non ABS) dan 169 kg (ABS).

Memasuki putaran kedua, kami baru mencoba membetot motor pada trek lurus sekitar 1 km. Diurut mulai gigi satu sampai gigi enam, tarikan Yamaha R25 terasa begitu responsif dan rigid.

Pada titik ini, kami hanya mampu mencapai kecepatan 155 km per jam. Namun tenaga yang dihasilkan sepertinya belum mencapai kecepatan maksimal. Pasalnya pada kecepatan ini, mesin motor masih melontarkan tenaga untuk terus dipacu.

Impresi terhadap sosok Yamaha R25 juga termasuk yahud. Rangka tipe diamond yang kemudian dikaitkan dengan suspensi upside down. Komponen dirasa cukup mampu untuk meningkatkan kestabilan motor saat diajak melaju dengan kecepatan tinggi dan bermanuver.

Secara keseluruhan, Yamaha R25 cukup mumpuni dan nyaman saat ditunggangi, juga saat bermanuver maupun melibas trek dalam kecepatan tinggi. Namun yang perlu diketahui, pada saat pengetesan R25 tidak menggunakan ban standar bawaan pabrik.

Produsen berlogo garpu tala ini menggunakan ban khusus untuk balap. Selain itu kami merasakan material tangki sepertinya terlalu tipis. Pasalnya saat sedikit tertekan, terasa seperti kaleng.

Untuk urusan tenaga, Yamaha mempertahankan mesin DOHC lawas, yakni 250 cc dua silinder empat langkah berpendingin cairan. Di atas kertas, tenaga mesinnya mencapai 35,5 daya kuda pada 12.000 rpm, dengan torsi 22,6 Nm di 10.000 rpm.

Spesifikasi Yamaha R25 baru

Mesin: DOHC 4 langkah berpendingin cairan
Jumlah silinder: 2
Volume slinder: 249,6cc
Diameter x langkah: 60,0x 44,1 mm
Perbandingan kompresi: 11,6: 1
Daya maksimum: 26,5 kW (36 Ps)
Torsi maksimum: 22,6 nm
Sistem starter: starter elektrik 
Sistem bahan bakar: fuel injection
Tipe kopling: basah, kopling manual
Tipe transmisi: 6 percepatan
Kapasitas tangki bensin: 14 liter

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS