Hadir Setahun lagi: Pengisian Baterai Mobil Mirip Ponsel

RR Ukirsari Manggalani
Hadir Setahun lagi: Pengisian Baterai Mobil Mirip Ponsel
Stasiun Pengisian Listrik BPPT. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Volkswagen meluncurkan ide proses isi ulang tenaga mobil yang tidak statis di satu tempat.

Suara.com - Selama ini, pemilik telepon cerdas berbekal charger mobile atau power bank agar bisa terus beraktivitas tanpa meninggalkan peranti komunikasi itu di sebuah tempat statis selagi terjadi proses pengisian baterai. Nah, konsep senada bakal diterapkan Volkswagen bagi mobil-mobil produksinya.

Perusahaan otomotif Jerman itu berencana membuat stasiun pengisian daya cepat untuk Electric Vehicle (EV) alias mobil listrik, dengan ide diaplikasikan dari power bank untuk telepon seluler. Bedanya, dimensinya tentu saja lebih jumbo.

Power bank raksasa ini, nantinya bersifat mobile atau bisa terus bergerak, tak perlu ditancapkan ke stasiun penyalur daya listruk, serta mampu memberikan luaran untuk empat unit EV sekaligus.

Dikutip dari kantor berita Antara serta Cnet, Volkswagen memaparkan bahwa power bank raksasa tadi bakal ditempatkan di lokasi umum, seperti lahan parkir atau stadion olah raga. Siapa saja bisa menggunakannya dan saat daya listrik di power bank habis, tersedia kemampuan sendiri untuk memproduksi kembali dengan menggunakan energi terbarukan.

Kapasitas power bank diperkirakan mencapai 360 kW-jam, serta mampu memberikan fasilitas pengisian ulang secara cepat kepada mobil-mobil listrik hingga mencapai besaran 100 kW. Adapaun lama pengisian sekitar seperempat jam saja.

Sebagai projek percontohan, power bank raksasa bagi mobil listrik itu akan disiapkan di Wolfsburg, Jerman pada tahun ini, sedang produksi penuh dimulai 2020.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS