Sambut Operasional MRT: Kendaraan R4 Tetap Jadi Pengumpan

Jum'at, 22 Februari 2019 | 10:00 WIB
Sambut Operasional MRT: Kendaraan R4 Tetap Jadi Pengumpan
Ruang Informasi Center dengan gambar Gerbong MRT di Stasiun MRT Sudirman, Jakarta, Minggu (6/1/2019). Sebagai ilustrasi [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Menjelang kuartal pertama 2019, beberapa ajang pameran produk otomotif roda empat (R4) siap digelar. Senada, peluncuran kendaraan facelift atau penyegaran yang mulai dilakukan beberapa Agen Pemegang Merek (APM). Tak tanggung-tanggung, dua model sekaligus meluncur dari para produsen itu.

Padahal, di sisi lain Jakarta Mass Rapid Transit (MRT) juga telah disiapkan, dan bakal meluncur resmi pada Maret 2019.

Jadi bagaimanakah posisi produk-produk R4 nantinya?

Dikutip dari kantor berita Antara, pada Kamis (21/2/2019), Jongkie D. Sugiarto, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan bahwa kehadiran sistem transportasi umum Moda Raya Terpadu—penyebutan MRT dalam bahasa Indonesia—tidak akan mempengaruhi penjualan produk otomotif.

"Saya melihat di negara dengan sistem transportasi mapan, angkutan massal sudah baik misalnya Singapura sampai Hong Kong dengan jaringan bus, LRT, MRT, hingga monorail, penjualan mobil mereka tidak berkurang," ungkap Jongkie D. Sugiarto seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, pendapatan masyarakat merupakan faktor utama yang mempengaruhi penjualan produk otomotif.

Sedangkan kehadiran transportasi umum yang baik layaknya negara maju, memudahkan mobilitas masyarakat saat hari kerja, dan mereka bisa menggunakan kendaraan pribadi saat akhir pekan.

"Jika pendapatannya meningkat, mereka akan tetap membeli mobil. Kalau pendapatannya termasuk golongan mampu beli, saya yakin mereka tetap membeli. Namun, yang bisa berubah adalah penggunaannya. Jika Senin sampai Jumat pakai angkutan massal, akhir pekan menggunakan mobil bersama-sama keluarga," tutur Wakil Presiden Komisaris PT Hyundai Mobil Indonesia ini.

Bahkan, menurut Jongkie D. Sugiarto, kehadiran MRT bisa dijadikan peluang oleh produsen kendaraan komersial untuk menawarkan produk bus kecil atau sedang, sebagai armada pengumpan dari wilayah permukiman menuju stasiun MRT.

Baca Juga: Krisdayanti ke Syahrini : Selamat Menikmati Jadi Istri yang Baik

Sementara pembangunan infrastruktur jalan raya, seperti ruas bebas hambatan Trans Jawa juga disebutkan Jongkie D. Sugiarto memberikan kontribusi terhadap kebutuhan kendaraan pribadi R4.

"Pengguna mobil akan menikmati kenyamanan, kedinamisan, dan performa kendaraan saat melakukan perjalanan jarak jauh," tandasnya.

Dengan demikian, pasar otomotif R4 pun bakal terus tumbuh.

Senada, pendapat Jodie O'tania, Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia.

Jodie O'tania mengungkapkan, selalu ada konsumen mobil mewah yang menggunakan transportasi massal, namun akan menggunakan mobil pribadinya saat libur atau akhir pekan guna menunjang gaya hidup.

"Kami bermain di segmen premium dengan karakter konsumen yang berbeda. Jika memang mereka pakai transportasi massal, bisa saja saat weekend pakai mobil bersama keluarga. Jadi pengaruhnya (MRT terhadap penjualan otomotif) tidak signifikan," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI