Temuan Mutakhir: Inovasi Side Airbag R4, Beroperasi di Luar Bodi

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 27 Februari 2019 | 15:00 WIB
Temuan Mutakhir: Inovasi Side Airbag R4, Beroperasi di Luar Bodi
Konsep airbag mutakhir: saat terjadi benturan merobek wadah perlahan dan kantong pun mengembang aman. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Teknologi safety kendaraan roda empat (R4) terus berkembang. Setelah Hyundai mengenalkan multi-crashes airbag alias kantong penyelamat multi tabrakan di kabin mobil, kini hadir airbag yang bekerja atau beroperasi di luar bodi kendaraan. Bisa disebut sebagai side airbag.

Temuan seru ini menyusul inovasi sektor roda dua (R2) dengan kinerja kantong penyelamat  yang siap "membungkus" si motor saat terjadi tabrakan, hingga berbentuk mirip kepompong.

Airbag buat para rider [Instagram bmspeed7]
Airbag buat para rider [Instagram bmspeed7]

Dikutip dari Carscoops, perusahaan otomotif ZF asal Jerman telah mendesain kantong penyelamat sisi luar atau side airbag sejak sekitar 10 tahun silam. Fungsinya, tentu saja melindungi bodi kendaraan R4 saat terjadi tabrakan dari sisi luar bodi.  Karya ini telah dipamerkan kepada masyarakat luas di Mannheim, Jerman pada November 2018.

Secara mekanis, kinerja kantong penyelamat tadi mirip dengan teknologi airbag yang telah dikenal. Yaitu mengembang saat sensor yang beroperasi secara berkesinambungan memprediksi bakal terjadi benturan, dalam kecepatan tertentu. Lantas airbag akan mengembang, keluar dari bodi, kurang dari 100 milidetik.

Hasilnya, airbag mengembang di sepanjang sisi kedua bodi mobil, mulai pintu depan di pilar A sampai pintu belakang di pilar C. Selain diaplikasikan untuk produk R4 dengan pengemudi, peranti ini juga bisa diterapkan untuk mobil swakemudi atau otonom.

Sebagai catatan, sensor airbag juga ditunjang dengan sistem pengamanan mobil yang terdiri dari kamera, sensor LiDAR dengan pemetaan tiga dimensi saat mobil berada dalam kondisi kemungkinan mengalami tabrakan, serta fungsi Lane Departure Warning dan Active Lance Correction System.

Dengan penggunaan airbag luar bodi ini, ZF menyatakan bahwa dari  hasil pengujian ditemukan kerusakan dalam kabin bisa ditekan sampai 30 persen, sementara risiko cedera pada penumpang berkurang sebesar 20 - 30 persen.

Untuk melongok bagaimana penampakan side airbag ini, silakan segera menuju tautan berikut.


Mobimoto.com/Praba Mustika

baca juga

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Astaga, Daftar Recall Airbag Takata Bertambah Panjang !

Astaga, Daftar Recall Airbag Takata Bertambah Panjang !

Otomotif | Rabu, 13 Februari 2019 | 11:15 WIB

Temuan Jaket Airbag Dainese dan Alpinestars Bermuara di Pengadilan

Temuan Jaket Airbag Dainese dan Alpinestars Bermuara di Pengadilan

Otomotif | Rabu, 13 Februari 2019 | 08:35 WIB

Soal Airbag Multi-crash, Begini Komentar Pakar Hyundai

Soal Airbag Multi-crash, Begini Komentar Pakar Hyundai

Otomotif | Kamis, 24 Januari 2019 | 12:00 WIB

Terkini

TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan

TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:43 WIB

Helm Canggih Ini Bisa Deteksi Pengendara Ngantuk, Teknologi atau Gangguan?

Helm Canggih Ini Bisa Deteksi Pengendara Ngantuk, Teknologi atau Gangguan?

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:43 WIB

Reinkarnasi Nissan Juke Pakai Mesin 1300cc Turbo? Begini Bocorannya

Reinkarnasi Nissan Juke Pakai Mesin 1300cc Turbo? Begini Bocorannya

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:33 WIB

Jauhi Cicilan, Ini 4 Motor Rare Kawasaki Cocok untuk Pelajar Stylish tapi Low Budget Mulai 4 Jutaan

Jauhi Cicilan, Ini 4 Motor Rare Kawasaki Cocok untuk Pelajar Stylish tapi Low Budget Mulai 4 Jutaan

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:40 WIB

Skutik Urban Premium hingga Adventure, Indomobil Rilis QT dan Tyranno X di Solo

Skutik Urban Premium hingga Adventure, Indomobil Rilis QT dan Tyranno X di Solo

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:09 WIB

Terpopuler: 5 Motor Bekas Anti Culun untuk Pelajar, Fitur Andalan Honda Super-N

Terpopuler: 5 Motor Bekas Anti Culun untuk Pelajar, Fitur Andalan Honda Super-N

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:50 WIB

Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan

Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 18:50 WIB

Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen

Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 16:35 WIB

Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru

Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 14:50 WIB

Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar

Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 14:22 WIB