Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.343,711
LQ45 630,859
Srikehati 307,881
JII 380,533
USD/IDR 17.914

Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.896 per Dolar AS, Ditopang Data Ekonomi dan Banjir Dana Asing

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:41 WIB
Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.896 per Dolar AS, Ditopang Data Ekonomi dan Banjir Dana Asing
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup menguat ke Rp17.896 per dolar AS.
  • Data ekonomi dan dana asing menopang rupiah.
  • Pasar menanti data AS dan survei konsumen RI.

Suara.com - Rupiah berhasil membalikkan keadaan di penghujung perdagangan Jumat (7/8/2026). Setelah sempat tertekan pada perdagangan pagi, mata uang Garuda akhirnya ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), didorong membaiknya sentimen domestik dan derasnya aliran modal asing ke pasar keuangan Indonesia.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup menguat 27 poin atau 0,15 persen ke level Rp17.896 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.923 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah tidak lepas dari membaiknya persepsi investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia. Sejumlah indikator ekonomi yang dirilis belakangan dinilai masih solid dan berhasil menarik kembali minat investor asing.

"Rupiah ditutup sedikit menguat terhadap dolar AS, didukung membaiknya sentimen oleh data ekonomi domestik yang solid akhir-akhir ini dan inflow dana asing di SBN maupun ekuitas di bulan Juli," ujar Lukman kepada Suara.com.

Menurutnya, data cadangan devisa Indonesia yang hanya turun tipis pada Juli juga tidak memberikan tekanan berarti terhadap pergerakan rupiah. Dari sisi eksternal, kondisi dolar AS yang cenderung bergerak datar serta koreksi harga minyak dunia turut membantu menopang penguatan mata uang domestik.

Meski demikian, pelaku pasar masih akan mencermati sejumlah agenda ekonomi penting dalam waktu dekat. Pada Senin mendatang, perhatian investor akan tertuju pada hasil Survei Kepercayaan Konsumen Indonesia yang dapat memberikan gambaran mengenai kondisi konsumsi domestik.

Sementara itu, pada Jumat malam waktu Indonesia, pasar global akan fokus pada rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan dolar AS dan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

"Untuk Senin investor akan mencermati survei kepercayaan konsumen Indonesia. Sebelumnya malam ini perhatian akan tertuju pada rilis data penting AS, jadi rupiah bisa bergerak di kisaran Rp17.850-Rp17.950," jelas Lukman.

Di kawasan Asia, mayoritas mata uang juga bergerak menguat terhadap dolar AS. Won Korea Selatan mencatatkan penguatan terbesar dengan kenaikan 0,30 persen.

baca juga

Di belakangnya, dolar Singapura menguat 0,15 persen, baht Thailand naik 0,11 persen, sementara yuan China bertambah tipis 0,03 persen.

Sebaliknya, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah turun 0,23 persen. Dolar Taiwan juga terkoreksi 0,17 persen pada penutupan perdagangan.

Penguatan rupiah di tengah sentimen global yang masih dinamis memberikan sinyal bahwa kepercayaan investor terhadap aset domestik masih terjaga. Namun, arah pergerakan mata uang Garuda pada awal pekan depan masih akan sangat dipengaruhi oleh data ekonomi Indonesia maupun Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lonjakan Harga Minyak Dunia dan Isu Bunga Fed Buat Dolar AS Makin Perkasa

Lonjakan Harga Minyak Dunia dan Isu Bunga Fed Buat Dolar AS Makin Perkasa

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Data Pertumbuhan Ekonomi Solid, Rupiah Konsisten Menguat atas Dolar AS

Data Pertumbuhan Ekonomi Solid, Rupiah Konsisten Menguat atas Dolar AS

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Terkini

Enam Bulan Bersembunyi, Predator Anak di Pesisir Barat Akhirnya Diciduk dalam Mobil Travel

Enam Bulan Bersembunyi, Predator Anak di Pesisir Barat Akhirnya Diciduk dalam Mobil Travel

Lampung | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Mengapa Rating Google RS Pusri Diserbu? Dampak Kasus Dokter Viral Hina Pasien BPJS

Mengapa Rating Google RS Pusri Diserbu? Dampak Kasus Dokter Viral Hina Pasien BPJS

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan

Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan

Sumbar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Meleset dari Target, Purbaya Salahkan Kenaikan Harga Minyak Global

Pertumbuhan Ekonomi RI Meleset dari Target, Purbaya Salahkan Kenaikan Harga Minyak Global

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:37 WIB

Kanker Ginjal Tak Selalu Harus Dioperasi, Penanganannya Kini Lebih Personal

Kanker Ginjal Tak Selalu Harus Dioperasi, Penanganannya Kini Lebih Personal

Health | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Lewat Sentuhan Korporasi, UMKM Desa Les Naik Kelas

Lewat Sentuhan Korporasi, UMKM Desa Les Naik Kelas

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Bahagia di Usia 48 dan Masih Lajang: Rahasia di Balik Berdamai dengan Diri Sendiri

Bahagia di Usia 48 dan Masih Lajang: Rahasia di Balik Berdamai dengan Diri Sendiri

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:32 WIB

BRI Hadirkan Promo Cicilan 0 Persen Motor Yamaha Hingga 24 Bulan

BRI Hadirkan Promo Cicilan 0 Persen Motor Yamaha Hingga 24 Bulan

Bri | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Ombudsman RI Ingatkan Pejabat DKI: Sekarang Warga Bisa Lebih Dulu Tahu Masalah Lewat HP

Ombudsman RI Ingatkan Pejabat DKI: Sekarang Warga Bisa Lebih Dulu Tahu Masalah Lewat HP

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula, Misteri Hilangnya Keturunan Terakhir

Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula, Misteri Hilangnya Keturunan Terakhir

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:30 WIB

×