Digunakan di Ajang Reli, ini Mobil Langka Milik Yeyen Lidya

Angga Roni Priambodo, Praba Mustika

Kamis, 21 Maret 2019 | 11:36 WIB
Digunakan di Ajang Reli, ini Mobil Langka Milik Yeyen Lidya
Yeyen Lidya di lokasi syuting sinetron I-KTP di Jalan Otista, Jakarta Timur, Selasa (14/3/2017). [suara.com/Ismail]

Suara.com - Yeyen Lidya dikenal luas di industri hiburan sebagai presenter, model dan juga aktris di beberapa sinetron dan film layar lebar. Kini, meski sudah jarang tampil di layar kaca, Yeyen ternyata aktif di jejaring Instagram.

Dari beberapa unggahan fotonya, ada satu yang cukup bikin penasaran, yaitu mobil langka milik Yeyen yang ternyata juga biasa digunakan di ajang reli.

Pada Senin (28/1/2019), Yeyen Lidya mengunggah fotonya di dalam mobil, terlihat ada logo Hyundai di kemudi mobil. Di Indonesia, merek Hyundai memang tidak sepopuler Toyota, Honda atau Mitsubishi. Meski tak begitu populer, namun Hyundai juga masih punya penggemarnya sendiri.

Kalau melihat dari bentuk speedometer, kisi-kisi AC hingga letak tombol di pintu, kelihatannya mobil yang jadi tunggangan Yeyen Lidya ini adalah sebuah Hyundai i20, Sob. Hyundai i20 merupakan mobil hatchback yang punya ukuran yang cukup kompak.

Intip Mobil Langka Tunggangan Yeyen Lidya yang Bikin Penasaran. (Instagram/yeyen78)
Intip Mobil Langka Tunggangan Yeyen Lidya yang Bikin Penasaran. (Instagram/yeyen78)

Meski berjenis hatchback dan punya ukuran yang kompak, tapi Hyundai i20 membawa mesin 1.368cc, yang mampu menghasilkan tenaga hingga 98 daya kuda.

Menariknya lagi, varian coupe dari Hyundai i20 digunakan di ajang World Rally Championship, lho. Tapi tentu saja dengan spesifikasi mesin yang berbeda.

Brosur Hyundai i20. (Hyundai Mobil Indonesia)
Brosur Hyundai i20. (Hyundai Mobil Indonesia)

Memang kenapa sih, mobil Hyundai i20 yang jadi tunggangan Yeyen Lidya ini disebut langka?

Kalau melihat data penjualan yang dirilis oleh GAIKINDO, di tahun 2018 kemarin, Hyundai i20 bertransmisi manual hanya terjual sebanyak 39 unit, dan 59 unit untuk Hyundai All New i20 AT atau yang bertransmisi otomatis.

Itu artinya selama satu tahun, penjualan Hyundai i20 tidak mencapai 100 unit, Sob. Nggak heran deh, kalau mobil hatchback ini dibilang langka.

baca juga

Memang pasar compact hatchback di Indonesia terbilang cukup ramai. Sebut saja Toyota Yaris atau Honda Brio yang lebih banyak terlihat mengaspal di jalanan di Indonesia.

Meski begitu, mobil Hyundai i20 yang jadi tunggangan Yeyen Lidya ini bisa jadi pilihan kalau kamu ingin terlihat beda. Dengan harga mulai dari Rp 250 jutaan, Hyundai i20 bisa jadi alternatif pilihan di kelas compact hatchback.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Fakta Pengemis Tajir di Bogor, Makin Tahu Semakin Bikin Terperanjat

9 Fakta Pengemis Tajir di Bogor, Makin Tahu Semakin Bikin Terperanjat

Otomotif | Kamis, 21 Maret 2019 | 11:29 WIB

Tajir Melintir Hingga Tutup Usia, Ini Koleksi Mobil Mendiang Bob Sadino

Tajir Melintir Hingga Tutup Usia, Ini Koleksi Mobil Mendiang Bob Sadino

Otomotif | Rabu, 20 Maret 2019 | 07:50 WIB

Bersejarah, Mobil Ini Saksi Bisu Saat-saat Terakhir Presiden Soekarno

Bersejarah, Mobil Ini Saksi Bisu Saat-saat Terakhir Presiden Soekarno

Otomotif | Selasa, 19 Maret 2019 | 08:01 WIB

Bukan Noda Cat, Ini Guna Titik Kuning Pada Ban Mobil

Bukan Noda Cat, Ini Guna Titik Kuning Pada Ban Mobil

Otomotif | Senin, 18 Maret 2019 | 16:21 WIB

Terkini

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Daftar Rincian Isi 7 Koper Emas 74 Kg dan Dolar di Brankas Rumah Febrie Adriansyah

Daftar Rincian Isi 7 Koper Emas 74 Kg dan Dolar di Brankas Rumah Febrie Adriansyah

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:35 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Jalan Sumut, Salah Satunya dari BBPJN

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Jalan Sumut, Salah Satunya dari BBPJN

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Penerimaan Pajak Melesat 24,1% di Agustus 2026 karena Pemerintah Tunda Restitusi ke Pengusaha

Penerimaan Pajak Melesat 24,1% di Agustus 2026 karena Pemerintah Tunda Restitusi ke Pengusaha

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:33 WIB

×