Naikkan Tarif Ojol, Pemerintah Dinilai Salah Pilih Momentum

RR Ukirsari Manggalani, Tivan Rahmat

Selasa, 07 Mei 2019 | 07:10 WIB
Naikkan Tarif Ojol, Pemerintah Dinilai Salah Pilih Momentum
Sejumlah pengemudi ojek daring menunggu penumpang di depan Stasiun Sudirman, Jakarta. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Muhaimin A Untung].

Suara.com - Bila menilik jarak dan besaran ongkos atau tarif pada aplikasi layanan ojek dalam jaringan atau ojek online alias ojol, terlihat adanya perbedaan dari biasa. Ini terjadi karena diberlakukannya tarif baru, yang didasarkan pada Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) No. 348 Tahun 2019.

Ekonom UI Dr. Fithra Faisal menyayangkan kebijakan pemerintah ini, yang menaikkan tarif ojol pada waktu kurang tepat, yaitu sebelum Ramadan.

Perlu diketahui bahwa inflasi cenderung meningkat saat Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tiba, menyusul tingginya permintaan masyarakat bagi sejumlah komoditas seperti makanan dan minuman, serta busana.

"Kenaikan tarif ojol yang cukup tinggi tentunya akan berkontribusi bagi semakin tingginya tingkat inflasi. Apalagi berdasarkan hasil survei RISED (Research Institute of Socio-Economic Development), biaya pengeluaran transportasi sehari-hari berkontribusi sekitar 20 persen bagi pengeluaran konsumen per bulannya," kata Fithra Faisal.

Ojek Online akan Demo Saat Pembukaan Asian Games ( instagram )
Ojek Online [Instagram]

Hasil survei RISED sendiri menyimpulkan bahwa para pengguna ojol merasa keberatan dengan kebijakan tarif baru ini.

Ketua Tim Peneliti RISED, Rumayya Batubara, Ph.D, mengatakan bahwa pemerintah hendaknya mengevaluasi regulasi tarif dalam bisnis ojol.

Pada akhirnya, berkurangnya permintaan atau order ojol tidak hanya akan menggerus manfaat yang diterima masyarakat dari sektor ini, namun akan berdampak negatif terhadap penghasilan pengemudi karena konsumen enggan menggunakan layanan jasa ini lagi.

"Sudah saatnya Pemerintah mendasarkan pembuatan kebijakan pada bukti-bukti statistik mengenai kondisi objektif yang terjadi di masyarakat. Selain itu, perlu evaluasi berkala dalam jangka waktu yang tidak terlalu panjang, agar bisa meninjau efektivitas kebijakan terhadap kesejahteraan konsumen dan pengemudi," tutup Rumayya Batubara.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Trenyuh, Ini Potret Tolong Menolong Antara Abang Ojol Gojek dan Grab

Bikin Trenyuh, Ini Potret Tolong Menolong Antara Abang Ojol Gojek dan Grab

Otomotif | Selasa, 07 Mei 2019 | 06:45 WIB

Ada yang Beda dengan Tagihan Ojek Online? Inilah Tarif Baru

Ada yang Beda dengan Tagihan Ojek Online? Inilah Tarif Baru

Otomotif | Jum'at, 03 Mei 2019 | 09:00 WIB

Warganet Pamer Kompilasi Chat Kocak dengan Driver Ojol

Warganet Pamer Kompilasi Chat Kocak dengan Driver Ojol

Tekno | Jum'at, 26 April 2019 | 19:40 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×