Suara.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat total 1.216.859 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur, arah Barat dan arah Selatan sejak H-7 samai dengan H-1 Lebaran 2019. Angka ini naik sebesar 26 persen dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal sebesar 963.065 kendaraan.

Dengan jumlah lalu lintas untuk tujuh hari ini, maka telah memenuhi 94 persen dari prediksi volume lalu lintas yang akan meninggalkan Jakarta, sehingga terdapat sisa enam persen atau hanya tersisa 79 ribu kendaraan dari prediksi jumlah kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta.
Sementara itu, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 57 persen ke arah Timur, 25 persen ke arah Barat dan 18 persen ke arah Selatan, dengan rincian sebagai berikut:
Arah Timur
Lalin mudik arah timur merupakan kontribusi lalin mudik di dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pemudik menuju arah Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip Utama untuk pemudik menuju arah Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dengan rincian distribusi lalin sebagai berikut:
- GT Cikampek Utama, dengan jumlah 477.280 kendaraan, naik sebesar 194,49 persen dari LHR normal sebanyak 162.071 kendaraan
- GT Kalihurip Utama, dengan jumlah 214.289 kendaraan, turun sebesar 4,41 persen dari LHR normal sebanyak 224.169 kendaraan
Sehingga, total kendaraan yang menuju arah Timur adalah sebanyak 691.569 kendaraan, atau mengalami kenaikn sebesar 79,05 persen dari LHR normal 386.240 kendaraan.
Arah Barat
Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Barat via GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang sebesar 308.311 kendaraan, turun sebesar 16 persen dari LHR normal 366.780 kendaraan.
Arah Selatan
Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan atau Lokal via GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi adalah sebesar 216.979 kendaraan, naik sebesar 3,3 persen kendaraan dari LHR normal 210.046 kendaraan.