Batal Merger, Fiat Chrysler Terkendala Kondisi Nissan

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 10 Juni 2019 | 10:55 WIB
Batal Merger, Fiat Chrysler Terkendala Kondisi Nissan
Ilustrasi mobil Jeep Cherokee buatan Fiat Chrysler [Shutterstock].

Suara.com - Sampai akhir pekan lalu (9/6/2019), Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire berada di Jepang untuk membicarakan kesepakatan bersama Nissan tentang kelangsungan kemitraan yang akan dijalin bersama Fiat Chrysler Automobiles (FCA). Sebagaimana dikutip dari Fox News Business, dibutuhkan sekitar lima hari untuk pertemuan ini, yang diawali pada Kamis (7/6/2019).

Fiat Chrysler Automobiles (FCA). [Shutterstock]
Fiat Chrysler Automobiles (FCA). [Shutterstock]

Pertemuan ini, adalah kelanjutan dari putusan mengejutkan Fiat Chrysler yang menarik tawaran kemitraan dengan Renault akibat nama Nissan rencananya akan dibawa masuk dalam wadah merger itu. Sementara pihak Nissan sendiri, diberitakan telah menyatakan keberatan untuk ikut serta.

Padahal awalnya, rencana kemitraan ini dibuat dengan tujuan menciptakan produsen terbesar ketiga di dunia, dan dipandang sebagai hal positif sejak diumumkan sekitar awal Juni 2019. Kemudian pada pekan pertama (6/6/2019) Renault mengadakan pertemuan untuk membahas kelanjutannya.

Namun, John Elkann, Chairman Fiat Chrysler menarik kesepakatan setelah pemerintah Perancis, yang menjadi pemegang saham utama Renault, sebesar 15 persen, meminta waktu untuk memasukkan nama Nissan dalam aliansi.

Disebutkan bahwa Fiat Chrysler kemudian memberikan pernyataan bahwa penarikan kesepakatan tadi disebabkan kondisi politik di Perancis. Sementara Pemerintah Perancis menyatakan bahwa perilaku Fiat Chrysler ini adalah sebuah tekanan agar putusan berlangsung cepat: ya atau tidak untuk membangun kemitraan. Karena itu, perlu upaya negosiasi baru.

Berita ketidakberhasilan menjalin kemitraan itu membuat saham renault jatuh sekitar tujuh persen.

Menurut catatan pemerintah Perancis, telah dibicarakan empat syarat saat melakukan negosiasi dengan FCA atau Fiat Chrysler, yaitu setiap merger diselesaikan sebagai bagian dari aliansi yang ada antara Renault - Nissan, mempertahankan pekerjaan dan pabrik Prancis, menghormati keseimbangan tata kelola antara Renault - Fiat Chrysler, serta memastikan partisipasi dalam inisiatif baterai listrik dengan Jerman.

Padahal, bila sukses, aliansi ini akan siap menelurkan sekitar 8,7 juta kendaraan per tahun, lebih banyak dari General Motors dan bisa bersaing dengan Volkswagen serta Toyota.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Perancis Siap Selidiki Aliran Dana Carlos Ghosn

Pemerintah Perancis Siap Selidiki Aliran Dana Carlos Ghosn

Otomotif | Sabtu, 08 Juni 2019 | 16:00 WIB

FIAT dan Renault Siap Merger, Nissan Pertimbangkan Nasib Aliansi

FIAT dan Renault Siap Merger, Nissan Pertimbangkan Nasib Aliansi

Otomotif | Rabu, 05 Juni 2019 | 18:00 WIB

Renault, Nissan, dan Mitsubishi Umumkan Babak Baru Aliansi

Renault, Nissan, dan Mitsubishi Umumkan Babak Baru Aliansi

Otomotif | Rabu, 13 Maret 2019 | 18:00 WIB

Terkini

Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap

Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Kebakaran Gambut Jambi dan Perang Data: Citra Satelit vs Angka Resmi

Kebakaran Gambut Jambi dan Perang Data: Citra Satelit vs Angka Resmi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Apakah Jika Baterai Laptop Sudah Penuh Charger Harus Dicabut? Ini Penjelasannya

Apakah Jika Baterai Laptop Sudah Penuh Charger Harus Dicabut? Ini Penjelasannya

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Mendengar 'Sambutlah' Denada: Saat Tren TikTok Bikin Lagu 90-an Candu Lagi

Mendengar 'Sambutlah' Denada: Saat Tren TikTok Bikin Lagu 90-an Candu Lagi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Bahas Gugatan Ijazah Gibran di MK, Anwar Usman: Itu Sepenuhnya Ranah MK!

Bahas Gugatan Ijazah Gibran di MK, Anwar Usman: Itu Sepenuhnya Ranah MK!

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:24 WIB

Esensi Jeda: Bukan Hadiah setelah Lelah, tapi Bagian dari Menjalani Hidup

Esensi Jeda: Bukan Hadiah setelah Lelah, tapi Bagian dari Menjalani Hidup

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Phuwin Tangsakyuen Sukses Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Bikin Fans Ikut Sing Along

Phuwin Tangsakyuen Sukses Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Bikin Fans Ikut Sing Along

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Anak Usaha GGRM Resmi Kelola Bandara Dhoho, Skema KSO Angkasa Pura Berakhir

Anak Usaha GGRM Resmi Kelola Bandara Dhoho, Skema KSO Angkasa Pura Berakhir

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:00 WIB

×