Kebijakan Tarif Baru Amerika Serikat Berdampak pada Industri Otomotif

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 07 Juni 2019 | 09:00 WIB
Kebijakan Tarif Baru Amerika Serikat Berdampak pada Industri Otomotif
Border control dan border crossing, antara Meksiko dan Amerika Serikat di Otay Mesa, San Diego. Inilah kendaraan border patrol Amerika Serikat yang bersiap di jalur Meksiko menuju Negara Paman Sam [Shutterstock].

Suara.com - President of the United States (POTUS), Donald Trump pada pekan lalu (30/5/2019) menyatakan bahwa pemberlakuan tarif lima persen untuk semua barang impor Meksiko akan dimulai pekan depan (10/6/2019). Tujuannya adalah menekan negara tetangga ini untuk menghentikan kaum imigran atau para pelintas perbatasan tanpa kelengkapan dokumen. Peningkatan tarif akan dilakukan secara bertahap hingga masalah keimigrasian ini teratasi.

Ilustrasi. (Shutterstock)
General Motors, salah satu perusahaan besar otomotif Amerika Serikat [Shutterstock].

Dikutip dari kantor berita Antara, kebijakan POTUS Donald Trump yang akan segera berlaku pekan depan ini direspon oleh Adam Posen, presiden Peterson Institute for International Economics di Washington, Amerika Serikat. Ia menyatakan bahwa ancaman Amerika Serikat kepada Meksiko atas tarif lima persen itu menandai sebuah titik balik. Apalagi ada perjanjian perdagangan antara Amerika Serikat - Meksiko - Kanada.

Jika tarif dinaikkan sepihak terkait dengan kebijakan soal perbatasan bukan semata karena kondisi ekonomi, Adam Posen menyatakan bahwa pasar akan menyadari bahwa Donald Trump mungkin tidak memberikan kesepakatan perdagangan dengan mitra dagangnya.

"Sehingga, tidak ada pemerintah negara lain yang mau membuat kesepakatan dengan Amerika Serikat," imbuhnya.

Khusus bagi dunia otomotif, ia berpendapat, dampak langsung akan terjadi pada industri ini. Bahkan mungkin terjadi secara tajam dan cepat jika tarif lima persen diterapkan.

"Dengan mengutip keadaan darurat nasional atas masalah jangka panjang seperti imigrasi terhadap Meksiko, Presiden Donald Trump telah menyalahgunakan wewenangnya karena hal ini bukan termasuk ancaman keamanan nasional yang asli," tandas Adam Posen.

"Kekhawatiran pasar akan menyebar ketika negara-negara lain mulai menggunakan alasan keamanan nasional dari Donald Trump untuk terlibat dalam proteksionisme terhadap Amerika Serikat. Tindakan semacam itu dengan mudah bisa berubah menjadi pembalasan dan proteksionisme global," tutupnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah Ucapan Reflektif Selamat Lebaran 2019 dari Para Kepala Negara

Inilah Ucapan Reflektif Selamat Lebaran 2019 dari Para Kepala Negara

News | Kamis, 06 Juni 2019 | 11:30 WIB

Serukan Kebijakan Otomotif, Presiden Trump  Bikin Jepang Bingung

Serukan Kebijakan Otomotif, Presiden Trump Bikin Jepang Bingung

Otomotif | Jum'at, 24 Mei 2019 | 17:00 WIB

General Motors Tutup Sejumlah Pabrik, Begini Komentar Donald Trump

General Motors Tutup Sejumlah Pabrik, Begini Komentar Donald Trump

Otomotif | Jum'at, 30 November 2018 | 17:00 WIB

Terkini

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Otomotif | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:12 WIB

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:13 WIB

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:03 WIB

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:23 WIB

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:27 WIB

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:15 WIB

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:21 WIB

×