Jajal Motor Listrik Zero, Begini Kesan Rio Dewanto

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Jajal Motor Listrik Zero, Begini Kesan Rio Dewanto
Zero Motorcycles, perusahaan motor listrik kondang yang melansir berbagai tipe [Shutterstock].

Motor listrik keren buatan Zero telah dijajal, Rio Dewanto simpan kekhawatiran ini.

Suara.com - Di pentas roda dua alias dunia sepeda motor, nama Zero Motorcycles sebagai produsen kendaraan listrik tergolong kondang. Mungkin di dunia roda empat atau mobil bisa disandingkan dengan Tesla Incorporation. Keduanya sama-sama menciptakan tunggangan nol-emisi alias bebas pembakaran yang menghasilkan karbon dioksida.

Aktor kenamaan Tanah Air, Rio Dewanto, rupanya pernah menjajal salah satu produk Zero Motorcycles. Saat itu, meski motor listrik belum sepenuhnya masuk ke Indonesia, namun beberapa produsen sudah mulai membawa versi konsep sebagai wahana uji coba.

Suami Atiqah Hasiholan ternyata memilik pengalaman tersendiri, dan mengaku sedikit khawatir karena motor listrik tidak mengeluarkan suara.

"Saya pernah coba motor listrik Zero. Motor listrik ternyata tidak ada suaranya. Sementara saya lebih suka tunggangan bersuara, yang menunjukkan karakter mesin," kata Rio Dewanto di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Pasangan Rio Dewanto dan Atiqah Hasiholan menggelar akikah putri pertama mereka, Salma Jihane Putri Dewanto, dengan tema Hutan Belantara di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Minggu (13/8/2017). [Instagram@riodewanto]
Pasangan Rio Dewanto dan Atiqah Hasiholan menggelar akikah putri pertama mereka, Salma Jihane Putri Dewanto, dengan tema Hutan Belantara di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Minggu (13/8/2017). [Instagram@riodewanto]

Lebih lanjut, Rio Dewanto dengan seru memaparkan, betapa ia mengagetkan pengguna jalan lainnya.

Saat mencoba motor listrik di jalan, ia sukses membuat kejutan bagi pengguna sesama lintasan yang dia salip.

"Jadi ada sedikit kekhawatiran juga, karena motor listrik ini memang benar-benar tidak ada suaranya," tandas Rio Dewanto yang memiliki tato keren di beberapa bagian tubuh.

Selain itu, tambahnya, kekhawatiran lainnya adalah masalah charging. Pasalnya, daya yang dikeluarkan bikin tagihan listrik mahal.

"Saya cobain awal shooting "Filosofi Kopi"  yaitu sekitar 2014. Saya menumpang charging di situ. Kalau charge di rumah mahal, jadi saya charge lama, baru berangkat," terangnya.

Meski demikian, Rio Dewanto mengakui bahwa secara keseluruhan teknologi motor listrik sangat canggih.

"Secara teknologi memang canggih lah. Cuma kekhawatiran lebih pada suara, terutama bagi pengendara lain," tandas Rio Dewanto.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS