Asyik, Setelah India, Renault Triber Dipastikan Masuk Indonesia!

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 25 Juni 2019 | 11:10 WIB
Asyik, Setelah India, Renault Triber Dipastikan Masuk Indonesia!
Tampak haluan Renault Triber yang mengusung unsur robust terutama pada bagian grille [Credit: Renault Marketing 3D-Commerce].

Suara.com - Groupe Renault secara global memperkenalkan Renault Triber sebagai mobil Ultra Modular 7-seater pada pekan lalu (19/06/2019) di New Delhi, India.

Interior Renault Triber [Credit: Renault Marketing 3D-Commerce].
Interior Renault Triber [Credit: Renault Marketing 3D-Commerce].

Dan yang mengasyikkan, dalam waktu dekat rencananya Renault Triber siap dikenalkan oleh PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) kepada keluarga-keluarga di Tanah Air. Ajang perkenalannya dipilih salah satu pentas otomotif paling seru, yaitu GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 pada bulan depan.

"Kami sangat antusias menyambut kedatangan Renault Triber di Indonesia yang akan diperkenalkan lewat GIIAS bulan Juli mendatang. Terobosan desain dan fitur Renault Triber yang akan menjadi standar baru otomotif Indonesia, akan menarik pelanggan dari berbagai segmen," ujar Davy J Tuilan, Chief Executive Officer (CEO) PT Maxindo Renault Indonesia.

Dari sisi interior, Renault Triber dilengkapi sistem hiburan layar sentuh dimensi 8 inci dilengkapi fitur Apple CarPlay dan Android Auto. Tunggangan ini juga terbilang cukup lega dengan jarak baris depan (710 mm), ruang kaki baris kedua (hingga 200 mm), dan ruang kaki terbaik pada baris ketiga (91 mm). Tersedia pula socket charging dan pendingin udara bagi penumpang di setiap baris.

Selain itu, sistem Easy Fix memungkinkan penanganan mudah dan cepat dalam melepaskan jok independen pada baris ketiga yang bisa menambah kapasitas bagasi menjadi 625 L.

Sementara soal spesifikasi, Renault Triber memiliki jantung berbahan bakar bensin tiga silinder berkapasitas 1.0L yang diklaim mampu menghasilkan daya hingga 72 daya kuda dengan torsi puncak sebesar 96 Nm. Bekal mesin yang ada ditawarkan dengan transmisi manual 5-percepatan dan automated manual transmission (AMT) 5-percepatan atau disebutkan dari laman rilis Renault Groupe sebagai dua pilihan girboks: manual atau robotized.

"Renault Triber dikembangkan dan diproduksi di India, sebelum kami bawa untuk seluruh dunia," demikian papar Thierry Bollore, CEO Groupe Renault seperti dipaparkan dalam situs resmi Renault Groupe.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah,  Spesifikasi Renault Triber Calon Penantang Segmen Low MPV

Inilah, Spesifikasi Renault Triber Calon Penantang Segmen Low MPV

Otomotif | Kamis, 20 Juni 2019 | 20:00 WIB

Renault Luncurkan Penantang Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander!

Renault Luncurkan Penantang Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander!

Otomotif | Rabu, 19 Juni 2019 | 17:30 WIB

Seru, Saudara Suzuki Karimun Siap Melantai di Pakistan

Seru, Saudara Suzuki Karimun Siap Melantai di Pakistan

Otomotif | Rabu, 19 Juni 2019 | 10:00 WIB

Terkini

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Menodai Swasembada Pangan RI

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Menodai Swasembada Pangan RI

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:52 WIB

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:51 WIB

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:47 WIB

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:46 WIB

Impor Pakaian Bekas Ilegal Tetap Marak, Dirjen Bea Cukai: Masyarakat Masih Mau Balpres

Impor Pakaian Bekas Ilegal Tetap Marak, Dirjen Bea Cukai: Masyarakat Masih Mau Balpres

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:43 WIB

Kasus Proyek PUTR, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK

Kasus Proyek PUTR, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK

Foto | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Kabut Asap Mereda, Siswa di Pekanbaru Kembali Masuk Sekolah Besok

Kabut Asap Mereda, Siswa di Pekanbaru Kembali Masuk Sekolah Besok

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Review Film Brave Citizen: Berani Melawan saat Semua Orang Memilih Diam

Review Film Brave Citizen: Berani Melawan saat Semua Orang Memilih Diam

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Prabowo Minta Bea Cukai Perketat Perbatasan dan Wilayah Pesisir

Prabowo Minta Bea Cukai Perketat Perbatasan dan Wilayah Pesisir

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:39 WIB

Tangkap Sirajudin dalam Hotel di Jakarta, KPK Temukan Uang Rp 130 Juta

Tangkap Sirajudin dalam Hotel di Jakarta, KPK Temukan Uang Rp 130 Juta

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:37 WIB

×