Penjualan Mobil LCGC Semakin Merosot? Begini Kata Produsen

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 25 Juni 2019 | 18:00 WIB
Penjualan Mobil LCGC Semakin Merosot? Begini Kata Produsen
Sejumlah kendaraan berjenis Low Cost and Green Car (LCGC) tampak melintas di kawasan Jalan Gatot Subroto dan MH Thamrin, Jakarta [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Penjualan mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC) terus mengalami penurunan sejak pertama kali dipasarkan. Hal ini rupanya juga berdampak pada model LCGC jagoan Toyota, yaitu Calya.

Toyota Calya resmi mengaspal. [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]
Toyota Calya  [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Melihat penurunan penjualan yang dialami Calya, Direktur Pemasaran PT TAM, Anton Jimmi Suwandy mengakui, penjualan produk LCGC sudah kembali ke posisi semestinya.

"Saya bilang bukan turun, namun lebih ke normal demand. Normalnya Calya itu memang sekitar lima ribu unit per bulan. Dahulu saat awal meluncur memang bisa sampai tujuh ribu unit," ujar Anton Jimmi Suwandy, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Jadi mungkin, tambahnya, penjualan Toyota Calya puncaknya di awal peluncuran sampai 2017. Saat itu, konsumen dengan kemampuan beli terbatas dan used car bisa membeli 7-seater LCGC.

"Datanya 50-60 persen adalah pembeli mobil pertama," terang Anton Jimmi Suwandy.

Sedangkan pada 2017 dan seterusnya, imbuh Anton Jimmy Suwandy, penjualan Toyota Calya didukung kebutuhan taksi online. Selain itu, kemampuan leasing lebih tinggi dari sekarang.

Dibandingkan 2016-2017, daya serap leasing lebih kuat dibandingkan 2018 akhir. Faktor pendukungnya itu adalah online taksi dan leasing.

"Sekarang produk sudah tidak baru. Jadi, ya kembali kepada apa yang kami prediksi, mencapai lima ribuan unit," tegas Anton Jimmi Suwandy.

Sepanjang Januari hingga Mei 2019, penjualan mobil LCGC juga turun, hanya terjual 90.065 unit, sedangkan di periode yang sama, pada 2018 sempat mencapai 105.009 unit. Toyota Calya sepanjang Januari dan Mei 2019 terjual sebanyak 17.925 unit, sedangkan LCGC selain Toyota Calya, yaitu Toyota Agya, lebih sedikit yakni 10.298 unit.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wah, Ternyata Mobil LCGC Kurang Tepat Dipakai Buat Mudik

Wah, Ternyata Mobil LCGC Kurang Tepat Dipakai Buat Mudik

Otomotif | Rabu, 29 Mei 2019 | 15:00 WIB

Faktor Harga, Mobkas LCGC Jadi Incaran Pemudik

Faktor Harga, Mobkas LCGC Jadi Incaran Pemudik

Otomotif | Sabtu, 25 Mei 2019 | 16:00 WIB

Menperin: Progres Kendaraan LCGC Saat Ini "Mantul", Mantap Betul

Menperin: Progres Kendaraan LCGC Saat Ini "Mantul", Mantap Betul

Otomotif | Jum'at, 29 Maret 2019 | 19:30 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×