Komentari Mobil Elektrik Garuda UNY, Warganet Tak Kunjung Optimis

Dinar Surya Oktarini, Praba Mustika

Rabu, 26 Juni 2019 | 19:15 WIB
Komentari Mobil Elektrik Garuda UNY, Warganet Tak Kunjung Optimis
Mobil Elektrik Garuda UNY. (Mobimoto.com/Praba Mustika)

Suara.com - Peluncuran mobil elektrik Garuda UNY yang berlangsung pada Jumat (21/6/2019) tentu jadi kabar baik untuk dunia pendidikan dan otomotif di Indonesia. Merupakan proyek tugas akhir mahasiswa di Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, sayang warganet menyikapi dengan pesimistis. Seperti apa?

Satu bulan sebelum peluncuran, salah seorang dosen UNY bernama Itadz Musfiroh membagikan foto dirinya di samping mobil elektrik Garuda UNY.

"Mobil karya UNY. Menurut pak Rektor, mobil ini super irit BBM (karena mobil elektrik). Kalau Ristekdikti sudah ACC, sudah berhasil MoU dengan dunia industri, otomotif, ada kemungkinan mobil mini ini akan melenggang di jalanan," tulisnya.

Melanjutkan "Mobil mini cantik ini bakal menjadi primadona mobil pilihan kaum milenial yang serba praktis, cepat dan stylist. Parkir pun bisa presisi dan ngirit tempat dan ergonomins."

Mobil Elektrik Garuda UNY. (Facebook/Itadz Musfiroh)
Mobil Elektrik Garuda UNY. (Facebook/Itadz Musfiroh)

Unggahan tersebut ditanggapi lebih dari 300 komentar warganet. Sayangnya, banyak warganet yang kemudian nampak pesimistis akan kehadiran mobil elektrik Garuda UNY.

"Kayak mobil-mobilan. Bukan tidak menghargai karya anak bangsa, tapi baiknya bikin yang bagus, totalitas dan jangan asal-asalan gini, malah bikin macet jalanan," kata warganet bernama Alan K**ar.

Ada juga warganet yang malah menyinggung mobil Esemka yang dicanangkan sebagai mobil nasional "Mau Esemka, Mau UNY, masyarakat tak akan mungkin beli," tulis Satrya Tri**no.

Meski begitu ada juga yang memberikan komentar positif dan memberikan masukan soal desain mobil elektrik untuk dua penumpang itu.

"Udah jangan protes logo dan desain dulu, yang penting bisa jalan dulu dengan layak," tukas Binsar A** Faiz.

baca juga

"Desain kayak gitu cocoknya lampu yang model besar ke bawah kayak mobil Nissan GTR R35. Coba contoh headlampnya doang. Kalo yang sipit dan kecil cocoknya buat mobil dengan moncong lebih lancip. Teknologi EV-nya sudah bagus, desainnya butuh rombak banyak. Karena terlalu lucu." Ujar Pradipta.

Perlu diketahui, saat ini mobil elektrik Garuda UNY belumlah final, karena masih berupa purwarupa (prototype). Tafakur, selaku dosen dan juga advisor dari proyek mobil elektrik ini masih akan terus dikembangkan jadi lebih baik lagi.

Ada baiknya bila warganet juga masyarakat mendukung dan mengapresiasi mobil elektrik Garuda UNY, yang merupakan karya mahasiswa Fakultas Teknik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UNY Diduga Terpapar Islam Radikal, Rektor: Saya Ragukan Penelitian Itu

UNY Diduga Terpapar Islam Radikal, Rektor: Saya Ragukan Penelitian Itu

Jogja | Rabu, 26 Juni 2019 | 18:16 WIB

Kocak, Nama Sopir Taksol Ini Bikin Heboh Karena Dianggap Manja Banget

Kocak, Nama Sopir Taksol Ini Bikin Heboh Karena Dianggap Manja Banget

Otomotif | Rabu, 26 Juni 2019 | 16:45 WIB

Motor Terbakar Habis karena Rokok, Warganet Malah Salahkan Admin Akun Ini

Motor Terbakar Habis karena Rokok, Warganet Malah Salahkan Admin Akun Ini

Otomotif | Rabu, 26 Juni 2019 | 15:54 WIB

Gandeng Komposer Film, Ini Ide Liar BMW Untuk Mobil Elektriknya

Gandeng Komposer Film, Ini Ide Liar BMW Untuk Mobil Elektriknya

Otomotif | Selasa, 25 Juni 2019 | 19:09 WIB

Terkini

Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual

Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026

Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Heboh Dituduh Jadi Sponsor Demo di Bundaran HI, Le Minerale Buka Suara

Heboh Dituduh Jadi Sponsor Demo di Bundaran HI, Le Minerale Buka Suara

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:41 WIB

BB Cream Emina Apakah Waterproof? Intip Formula dan Ketahanannya

BB Cream Emina Apakah Waterproof? Intip Formula dan Ketahanannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:39 WIB

5 Zodiak yang Jago Menawar Harga saat Belanja, Bukan Pelit tapi Cerdik

5 Zodiak yang Jago Menawar Harga saat Belanja, Bukan Pelit tapi Cerdik

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Presiden Apresiasi Perjuangan Atlet di Asian Games, Komitmen Tingkatkan Bina Olahraga Sejak Dini

Presiden Apresiasi Perjuangan Atlet di Asian Games, Komitmen Tingkatkan Bina Olahraga Sejak Dini

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis:TWS Unik denganDesain Jepit Telingadan Baterai Awet

Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis:TWS Unik denganDesain Jepit Telingadan Baterai Awet

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:23 WIB

×