Mendarat di Indonesia, Inilah Fitur Mazda 3 yang Dipangkas

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Mendarat di Indonesia, Inilah Fitur Mazda 3 yang Dipangkas
Mazda 3 akan menghuni pasar segmen C sedan, minus pemanas jok untuk versi Indonesia [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Dibutuhkan di negara empat musim, namun tidak digunakan di sini. Itulah fitur Mazda 3 yang absen untuk Indonesia.

Suara.com - PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) siap memboyong Mazda 3 ke ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang.

Tampak samping mazda 3 yang Kai concept dan KODO [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Tampak samping Mazda 3 yang mengusung Kai concept dan KODO [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Sebagai produk global, Mazda 3 untuk pasar Indonesia ternyata memiliki perbedaan dibandingkan versi Negeri Sakura. Product Planner PT EMI, Kenny Wala menjelaskan, hal ini menyangkut spesifikasi dan fitur.

"Memang engine di setiap negara beda. Kalau negara lain sudah Euro 6. Di Indonesia kami gunakan spesifikasi Euro 4," ujar Kenny Wala, di tengah rehat saat berlangsung test drive Mazda 3, di Bogor, baru-baru ini.

Lebih lanjut, Kenny Wala menambahkan, setiap negara memiliki spesifikasi yang berbeda karena melihat permintaan pasar. Jadi pilihannya lebih condong untuk memenuhi pasar atau membawa spek alias spesifikasi yang menyesuaikan kondisi.

Selain itu, ada beberapa fitur yang memang sengaja tidak dipakai. Semisal fitur pendeteksi rambu lalu lintas dan pemanas jok.

"Kadang rambu lalu lintas di Indonesia dicat sendiri. Jadi tidak terdeteksi juga," jelas Kenny Wala.

Terakhir ia mengatakan, konsumen di Indonesia lebih senang fitur yang kosmetik atau secara visual mudah dilihat. Jadi bisa ditonjolkan dan dilihat orang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS