Array

Bantu, Aplikasi Layanan Otomotif dari Universitas Gadjah Mada

Selasa, 30 Juli 2019 | 11:50 WIB
Bantu, Aplikasi Layanan Otomotif dari Universitas Gadjah Mada
Ilustrasi mesin mobil terlalu panas, overheat [Shutterstock].

Suara.com - Bila ada warga kampus mengalami kondisi darurat, semisal dalam sektor otomotif yaitu kondisi aki sepeda motor soak atau mesin mobil overheating, harapannya pertolongan bakal cepat datang. Inilah antara lain fungsi aplikasi "Bantu".

Peluncuran aplikasi "Bantu" bagi civitas academica Universitas Gadjah Mada [ugm.ac.id].
Peluncuran aplikasi "Bantu" bagi civitas academica Universitas Gadjah Mada [ugm.ac.id].

Dikutip dari kantor berita Antara, aplikasi "Bantu" baru saja diluncurkan oleh Pusat Keamanan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (PK4L) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan usaha rintisan mahasiswa. Tujuannya menjamin keamanan dan keselamatan civitas akademika di lingkungan UGM.

"Aplikasi ini akan menghubungkan civitas akademika UGM yang sedang mengalami keadaan darurat, dengan petugas PK4L terdekat secara "realtime" berbasis GPS," papar Ghilman Nafadza Hakim, Koordinator Pengembangan Aplikasi "Bantu" saat jumpa pers di Gedung Pusat UGM, Yogyakarta, Kamis (25/7/2019).

Disebutkannya, bahwa penggunaan aplikasi "Bantu" cukup sederhana. Civitas akademika hanya perlu mengunduh dan menginstal aplikasi dari Playstore dan Appstore, lalu login menggunakan akun gmail atau Facebook serta memasukkan nomor telepon.

"Ketika pengguna aplikasi membutuhkan bantuan, lakukan "order" di layanan aplikasi yang akan diterima oleh petugas dengan posisi paling dekat lokasi kejadian," kata Ghilman Nafadza Hakim.

Adapun layanan utama yang diberikan oleh aplikasi "Bantu" meliputi sektor keamanan, medis, pemadam kebakaran, dan otomotif.

"Civitas akademika akan dilayani oleh petugas PK4L untuk layanan keamanan dan pemadam kebakaran, sedangkan layanan medis penanganan awal tetap dilakukan petugas PK4L namun akan dilakukan rujukan ke rumah sakit terdekat apabila dibutuhkan, sedangkan layanan otomotif akan dilayani oleh bengkel terdekat," ujarnya lebih detail.

Aplikasi "Bantu" tadi dikembangkan Ghilman Nafadza Hakim sejak 2018 bersama rekan-rekannya dari fakultas yang berbeda-beda, dan bergabung dalam inkubasi Creative Hub FISIPOL UGM. Yaitu Syahrul Mubarok, Stanley Heryanto, Aunisha Firdausy Rafi, Winston Wiradi Pangestu, Yusuf Yudhistira, Anfre, Endy Arfian, dan Umma Amalia.

"Namun untuk sementara, aplikasi ini hanya memiliki jangkauan dengan radius lima kilometer dari titik pusat yang berada di kantor PK4L," jelas Ghilman Nafadza Hakim.

Baca Juga: Tutup GIIAS 2019, Mitsubishi Catat 4.909 Unit Pemesanan Mobil

Panut Mulyono, Rektor Universitas gadjah Mada memberikan apresiasi atas aplikasi "Bantu" yang dikembangkan para mahasiswanya.

Menurutnya, aplikasi ini akan menjadi salah satu sarana pendukung upaya UGM dalam meningkatkan rasa aman serta produktivitas kerja di lingkungan kampus.

"Saya sangat bangga dengan kreativitas anak-anak kami. Dengan sistem ini, pelaporan terkait hal-hal yang buruk di lingkungan UGM bisa dilaksanakan dengan cepat dan responsnya bisa dilaksanakan dengan tepat," pungkas Panut Mulyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI