Liputan Khas

KHAS adalah sajian beragam artikel dengan topik-topik menarik hasil liputan khusus/khas dari tim redaksi Suara.com.

Mengulik Sejarah Panjang Motor Roda Dua di Tanah Air Bareng Iron Buffalo

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
Mengulik Sejarah Panjang Motor Roda Dua di Tanah Air Bareng Iron Buffalo
Klub Motor Antik Solo, Iron Buffalo. (Mobimoto.com/Iqbal A)

Tak asal mengaspal, banyak fenomena unik terjadi terkait dunia motor di Tanah Air.

Suara.com - Jauh sebelum invasi produk-produk kendaraan buatan Jepang, motor-motor buatan Eropa dan Amerika Serikat telah terlebih dulu mengaspal di jalanan di tanah air.

Terkait hal itu, Suara.com sowan ke sebuah klub motor antik di Solo, Jawa Tengah. Bernama Iron Buffalo, klub yang telah berdiri sejak tahun 1994 ini telah mengaspal selama sekitar seperempat abad.

Tak cuma itu, mereka juga menyimpan sejumlah kisah unik mengenai sederet fenomena yang terkait dengan dunia roda dua di tanah air yang membuat penasaran.

Roda dua sebagai bagian dari sejarah Indonesia

Bukan barang baru, ternyata kendaraan roda dua alias sepeda motor telah lama hadir di tanah air. Menurut Hendra Bayu, presiden dari klub tersebut mengungkapkan bahwa sepeda motor adalah bagian dari sejarah panjang Indonesia.

Pria paruh baya asal Solo ini menuturkan bahwa sepeda motor telah hadir bahkan sejak zaman perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Klub motor antik Solo, Iron Buffalo. (Mobimoto.com/Iqbal A)
Klub motor antik Solo, Iron Buffalo. (Mobimoto.com/Iqbal A)

"Kami beserta klub ini tak sekadar touring, namun kami juga mengemban misi edukasi, di mana kami ingin membeberkan bahwa kendaraan roda dua erat kaitannya dengan sejarah Republik Indonesia." ujar pria yang akrab disapa Pak Bayu tersebut.

"Motor-motor tua itu harus dilestarikan karena ini bagian dari sejarah." imbuhnya.

Ia juga menuturkan bahwa pada mulanya, sepeda motor di bawa oleh orang-orang Eropa demi menjalankan kepentingan mereka.

Bincang-bincang bareng klub motor Iron Buffalo asal Solo. (Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal)
Motor antik "keranjangan" yang telah dihidupkan kembali. (Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal)

"Jauh sebelum produk-produk Jepang datang, sepeda motor buatan Eropa dan Amerika Serikat telah hadir di tanah air. Biasanya dipakai untuk berpergian di area pabrik-pabrik gula atau digunakan oleh para misionaris yang menyebar ajaran mereka di tanah air, pada masa penjajahan." terangnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS