Hari Ini, Rencana Ganjil Genap bagi Sepeda Motor Diumumkan

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 07 Agustus 2019 | 10:55 WIB
Hari Ini, Rencana Ganjil Genap bagi Sepeda Motor Diumumkan
Pemudik sepeda motor melintasi jalan arteri Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/5/2019) malam. Sebagai ilustrasi sepeda motor di jalan raya [ANTARA//Risky Andrianto]

Suara.com - Instruksi Gubernur atau Ingub Nomor 66/2019 mengenai kualitas udara di Ibu Kota Jakarta dengan perluasan area ganjil genap bagi mobil telah dipaparkan. Adapun sepeda motor akan mendapatkan perlakuan serupa, yaitu diberi peraturan ganjil genap juga dijadikan wacana.

Dikutip dari kantor berita Antara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum menjelaskan mengenai rencana pemberlakuan kebijakan pembatasan kendaraan melalui pelat nomor ganjil genap untuk diterapkan kepada sepeda motor, meski perluasan kebijakan akan segera diumumkan.

Sejumlah pengendara sepeda motor melintasi Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang di kawasan Casablanca, Jakarta, Sabtu (15/6). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Sejumlah pengendara sepeda motor melintasi Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang di kawasan Casablanca, Jakarta, Sabtu (15/6). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

"Besok kami umumkan. Besok semuanya, karena masih kami finalisasi," kata Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta di Jakarta, saat ditanyai apakah sepeda motor akan mendapatkan aturan serupa, pada Selasa petang (6/8/2019).

Sehingga berdasarkan pernyataannya itu maka aturan atas sepeda motor akan dijelaskan hari ini (7/8/2019).

Syafrin Liputo menyatakan bahwa sampai saat ini Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta sedang mematangkan rencana perluasan kebijakan ganjil genap, termasuk apakah motor masuk objek kebijakan atau tidak, serta lokasi mana saja yang menjadi area ganjil genap.

Menurut Syafrin Liputo, ada beberapa pertimbangan untuk menentukan satu lokasi jalan sudah bisa digunakan untuk jalur ganjil genap meski disebutkan bahwa hampir seluruhnya layak untuk diberlakukan ganjil genap.

"Untuk ganjil genap pertimbangannya begini: kita pahami dari aspek kualitas lingkungan sudah sangat memprihatinkan, kemudian berikutnya bahwa untuk kriteria penetapan sebuah ruas jalan dapat diterapkan sebagai pembatasan lalu lintas itu seluruhnya sudah hampir sama kondisinya," jelas Syafrin Liputo.

Ia menandaskan, beberapa indikator yang bisa digunakan untuk menentukan ganjil genap adalah visi rasio kendaraan berada di atas 0,7 (nilai 1 berarti tidak bergerak) pada jam sibuk, kecepatan rata-rata kendaraan di bawah 30 km per jam serta ada-tidaknya angkutan umum.

"Kami harus mensimulasikan seluruh alternatif-alternatif yang ada, kemudian akan tetapkan titik optimum terbaik yang mana," pungkas Syafrin Liputo.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebolak-balik, Ternyata Pelat Nomor Indonesia Juga Ngetren di Luar Negeri

Kebolak-balik, Ternyata Pelat Nomor Indonesia Juga Ngetren di Luar Negeri

Otomotif | Rabu, 07 Agustus 2019 | 08:56 WIB

Ganjil Genap Sepeda Motor, Begini Pandangan Waket DPRD DKI Jakarta

Ganjil Genap Sepeda Motor, Begini Pandangan Waket DPRD DKI Jakarta

Otomotif | Selasa, 06 Agustus 2019 | 18:00 WIB

Tunggangan Perdana Menteri Inggris sampai Ganjil Genap Sepeda Motor

Tunggangan Perdana Menteri Inggris sampai Ganjil Genap Sepeda Motor

Otomotif | Senin, 05 Agustus 2019 | 18:00 WIB

Terkini

Keamanan Industri Kripto Terancam Komputer Kuantum, Apa Itu?

Keamanan Industri Kripto Terancam Komputer Kuantum, Apa Itu?

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:27 WIB

Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Benefit Perjalanan

Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Benefit Perjalanan

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 12:27 WIB

Airlangga Ingin Indonesia Punya AI Berbasis Data Dalam Negeri, Tak Bergantung Teknologi Asing

Airlangga Ingin Indonesia Punya AI Berbasis Data Dalam Negeri, Tak Bergantung Teknologi Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:25 WIB

Sosiolog UMY Sebut Pemakzulan Gibran Sulit Terjadi Tanpa Dorongan Politik Kekuatan Dalam

Sosiolog UMY Sebut Pemakzulan Gibran Sulit Terjadi Tanpa Dorongan Politik Kekuatan Dalam

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:24 WIB

5 Sunscreen SPF 50 yang Tak Luntur saat Berkeringat, Cocok untuk Cuaca Panas

5 Sunscreen SPF 50 yang Tak Luntur saat Berkeringat, Cocok untuk Cuaca Panas

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 12:24 WIB

TECNO Megapad 2 Resmi di Indonesia: Tablet Tipis dengan Layar 2,5K dan Sentuhan AI

TECNO Megapad 2 Resmi di Indonesia: Tablet Tipis dengan Layar 2,5K dan Sentuhan AI

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 12:20 WIB

Eks Dirjen PHU Hilman Latief Terima Uang dalam Amplop dan Goodie Bag dari Direktur Maktour

Eks Dirjen PHU Hilman Latief Terima Uang dalam Amplop dan Goodie Bag dari Direktur Maktour

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:19 WIB

Electricity Connect 2026: PLN Group Berkolaborasi Strategis, Estimasi Nilai hingga Rp3,3 Triliun

Electricity Connect 2026: PLN Group Berkolaborasi Strategis, Estimasi Nilai hingga Rp3,3 Triliun

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:15 WIB

Saham Keluarga Taipan Hary Tanoe Kompak Ambruk

Saham Keluarga Taipan Hary Tanoe Kompak Ambruk

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:11 WIB

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:06 WIB

×