Kantuk Diduga Pemicu Tabrakan Beruntun Tol Cipularang, Ini Tindak Preventif

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Selasa, 03 September 2019 | 08:00 WIB
Kantuk Diduga Pemicu Tabrakan Beruntun Tol Cipularang, Ini Tindak Preventif
Petugas mengevakuasi sejumlah kendaraan yang terlibat pada kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9/2019) [ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/wsj].

Suara.com - Sebuah tabrakan beruntun terjadi di Tol Cipularang ruas Purbaleunyi dari Bandung arah Jakarta kemarin siang, Senin (2/9/2019). Tak kurang dari 20 kendaraan komersial dan pribadi terlibat, dengan korban meninggal mencapai delapan orang sebagaimana dipastikan oleh Polisi.

Hingga saat ini, penyebab pasti tabrakan beruntun itu masih terus didalami. Namun salah satu dugaan adalah kondisi pengemudi yang mengantuk.

Ilustrasi mengantuk (shutterstock)
Ilustrasi mengantuk [Shutterstock].

Saat kejadian, waktu menunjukkan sekitar 13.00 WIB atau lepas tengah hari. Jam yang biasanya digunakan untuk rehat atau selesai istirahat, juga mengawali atau mengakhiri santap siang. Sebuah kondisi cukup krusial mendatangkan rasa kantuk.

Sebagaimana dikutip dari British Asia News, kondisi kantuk bisa muncul saat tubuh mengalami kekurangan glukosa, sehingga aktivitas kognitif yang menggunakan pemikiran terhambat.

Saat seseorang berada di balik kemudi dan belum menenggak air putih, ia berpotensi mengalami dehidrasi sebesar 1,3 persen pada tengah hari. Padahal, penurunan kadar air dalam tubuh atau dehidrasi sebesar 1 - 4 persen bakal mempengaruhi fungsi tubuh, serta menimbulkan dampak nyata. Contohnya adalah hal proses pengambilan keputusan secara cepat atau refleks, kesadaran spasial atau keruangan, verbal atau perkataan, sampai retensi memori.

Berikut adalah tips agar kegiatan menyetir termasuk di ruas tol atau jalan bebas hambatan terhindarkan dari rasa kantuk:

1. Pilih waktu terbaik untuk bermobil

Saat mengemudi terbaik adalah pagi hari, di saat mental dan fisik dalam kondisi paling waspada. Sediakan pula waktu ekstra atau tidak terikat ketat dengan jadwal atau janji, sehingga tidak terburu-buru saat mengemudi. Apalagi bila mesti menyetir sore hari saat lalu lintas padat.

2. Cukup istirahat sebelum memulai aktivitas menyetir

Yang dimaksudkan tentu saja tidur berkualitas sebelum memulai aktivitas di balik kemudi. Tanpa persiapan ini, fisik dan mental bisa cepat lelah. Ilustrasinya, bila mengantuk dan ngotot menyetir, setiap 10 detik berusaha melawan kantuk dengan mobil melaju sekitar 50 km per jam, maka moncong kendaraan bakal melenceng lebih dari 13 m arah kiri atau kanan.

3. Begitu rasa kantuk datang, jangan dilawan

Tindakan penting saat tubuh lelah dan mengantuk adalah mencari rest area atau tempat aman untuk menepikan kendaraan dan beristirahatlah. Sampai kapan? Hingga konsentrasi dan fokus kembali seperti sediakala.

4. Istirahatlah dari kegiatan menyetir setiap dua atau tiga jam sekali

Lantas kapan sampainya bila setiap kali berhenti? Jawabnya adalah mempertahankan kebugaran dan kesadaran saat menyetir lebih baik daripada membahayakan diri sendiri dan orang lain.

5. Tidak terpancing road rage atau amarah di jalan raya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Top 5 Kabar Otomotif: Tabrakan Beruntun, Trek, dan Asuransi

Top 5 Kabar Otomotif: Tabrakan Beruntun, Trek, dan Asuransi

Otomotif | Selasa, 03 September 2019 | 07:00 WIB

Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang  Ingatkan Lagi Pentingnya Asuransi

Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang Ingatkan Lagi Pentingnya Asuransi

Otomotif | Senin, 02 September 2019 | 18:25 WIB

Update Tabrakan Beruntun Tol Cipularang: Dibuka Layanan Post Mortem

Update Tabrakan Beruntun Tol Cipularang: Dibuka Layanan Post Mortem

Otomotif | Senin, 02 September 2019 | 16:07 WIB

Terkini

Irit Kebangetan: Motor 'Pekerja Keras' Honda Ini Tembus 59 Km/L Mulai 18 Jutaan, Pas Buat Ojol

Irit Kebangetan: Motor 'Pekerja Keras' Honda Ini Tembus 59 Km/L Mulai 18 Jutaan, Pas Buat Ojol

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:05 WIB

Panduan Wajib Membeli Mobil Listrik Bekas, Pastikan Mendapat EV Impian Tanpa Menyesal

Panduan Wajib Membeli Mobil Listrik Bekas, Pastikan Mendapat EV Impian Tanpa Menyesal

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 06:40 WIB

Solar Tembus Rp27.900/Liter: Masih Worth It Kah Beli Innova Reborn Diesel?

Solar Tembus Rp27.900/Liter: Masih Worth It Kah Beli Innova Reborn Diesel?

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 05:50 WIB

NJKB BYD M6 PHEV Bocor, Harga Mulai Rp 100 Jutaan

NJKB BYD M6 PHEV Bocor, Harga Mulai Rp 100 Jutaan

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 19:20 WIB

Rumor Honda Vario 160 Terbaru Segera Hadir dengan Varian Street dan RoadSync

Rumor Honda Vario 160 Terbaru Segera Hadir dengan Varian Street dan RoadSync

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 18:50 WIB

Dominasi Pebalap Belia Binaan AHM di Seri Pembuka Thailand Talent Cup 2026

Dominasi Pebalap Belia Binaan AHM di Seri Pembuka Thailand Talent Cup 2026

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 18:35 WIB

Terpopuler: Solar Non Subsidi Meroket Bikin Mobil Diesel Tak Dilirik, Motor Irit Kini Makin Menarik

Terpopuler: Solar Non Subsidi Meroket Bikin Mobil Diesel Tak Dilirik, Motor Irit Kini Makin Menarik

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Ditinggal karena Tua, Kini Diburu Lagi: 5 Mobil Diesel Aman Biosolar Harga Rp50 Jutaan

Ditinggal karena Tua, Kini Diburu Lagi: 5 Mobil Diesel Aman Biosolar Harga Rp50 Jutaan

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 18:02 WIB

Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Hanya Ditunda Sementara Sampai Ekonomi Pulih

Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Hanya Ditunda Sementara Sampai Ekonomi Pulih

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 17:45 WIB

Laris di China dan Bersiap ke Indonesia, Ini Fitur Mobil Listrik Murah Chery QQ3

Laris di China dan Bersiap ke Indonesia, Ini Fitur Mobil Listrik Murah Chery QQ3

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 17:29 WIB