Lebih dari 77 Ribu Unit Produk Mazda di China Ditarik, Mengapakah?

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 30 September 2019 | 13:15 WIB
Lebih dari 77 Ribu Unit Produk Mazda di China Ditarik, Mengapakah?
SUV Mazda CX-5 tampil dalam sebuah pameran di Eropa (Shutterstock).

Suara.com - Recall atau penarikan kembali adalah sebuah langkah yang diterapkan atas model mobil tertentu karena memiliki cacat terkait keselamatan atau tidak memenuhi standar keselamatan. Dalam kondisi demikian, pihak manufaktur bakal memperingatkan pemilik dan menawarkan perbaikan tanpa dikenai biaya atau gratis alias cuma-cuma.

Dikutip dari kantor berita Antara, salah satu manufaktur yang saat ini tengah melakukan recall adalah Changan Mazda. Perusahaan patungan antara Chongqing Changan Automobile serta Mazda.

Sejumlah pengunjung pameran GIIAS 2017 sedang memperhatikan mobil All New Mazda CX-5 pada Rabuu (16/8). [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]
Sejumlah pengunjung pameran GIIAS 2017 sedang memperhatikan mobil All New Mazda CX-5 [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Sebagaimana diungkapkan State Administration for Market Regulation (SAMR) atau Lembaga Regulasi Pemasaran China, yaitu otoritas pemerintah China untuk mengatur bidang-bidang seperti persaingan pasar, monopoli, kekayaan intelektual, serta keamanan obat-obatan, Changan Mazda siap melakukan recall.

Diumumkan SAMR pada Minggu (29/9/2019), Changan Mazda akan melakukan penarikan atas ribuan unit mobil produksinya terkait kerusakan pada alat pemompa bahan bakar.

Menurut SAMR, kerusakan pada bagian pompa bahan bakar ini berpotensi menyebabkan gangguan suplai bahan bakar dari tangki, sehingga mesin tidak bisa dimatikan.

Pihak Changan Mazda sendiri, telah menyetujui penggantian komponen yang rusak secara cuma-cuma guna mencegah terjadinya kecelakaan atas para penggunanya.

Dikutip dari Sina Weibo, recall bakal berlangsung mulai 22 November 2019, dan berlaku untuk  Mazda CX-5 generasi kedua produksi 8 Agustus 2017 - 2 Juli 2019 di China. Sebanyak 77.112 unit mobil kategori Sport Utility Vehicle (SUV) yang terdampak akan dipanggil kembali dan akan diperbaiki sesuatu aturan keselamatan.

Saat ini, Mazda CX-5 terbaru dijual di pasaran China di rentang harga 180 ribu Yuan (Rp 358,7 juta) untuk kelas 2.000 cc, sampai 240,5 ribu Yuan (Rp 479,8 juta) untuk 2.500 cc.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asyik, Mazda Siap Pamerkan Mobil Listrik Pertama Bulan Depan

Asyik, Mazda Siap Pamerkan Mobil Listrik Pertama Bulan Depan

Otomotif | Kamis, 19 September 2019 | 11:00 WIB

Sah! All New Mazda 3 Mengaspal di Medan

Sah! All New Mazda 3 Mengaspal di Medan

Otomotif | Kamis, 08 Agustus 2019 | 10:30 WIB

Melantai di GIIAS 2019, All New Mazda 3 Hadir Dalam Dua Varian

Melantai di GIIAS 2019, All New Mazda 3 Hadir Dalam Dua Varian

Otomotif | Jum'at, 19 Juli 2019 | 13:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×